Pilpres 2024

MENGEJUTKAN! Gambar Presiden Jokowi Dicopot dari Kantor-kantor PDIP

Sebuah fakta mengejutkan kini terjadi di kantor-kantor PDIP. Gambar Presiden Jokowi sudah dicopot dari kantor-kantor PDIP.

Editor: Frans Krowin
KOLASE/POS-KUPANG.COM
DICOPOT – Foto Presiden Jokowi di kantor-kantor PDIP banyak yang sudah dicopot. Benarkah? 

POS-KUPANG.COM – Sebuah fakta mengejutkan kini terjadi di kantor-kantor PDIP. Gambar Presiden Jokowi sudah dicopot dari kantor-kantor PDIP. Bahkan hal itu berkemungkinan terjadi di banyak tempat di seluruh Indonesia.

Atas fakta tersebut, Presiden Jokowi tak merisaukannya. Ia bahkan merespon secara santai fakta yang tak disangka-sangka itu.

Presiden Jokowi memperlihatkan sikapnya itu ketika dikonfirmasi tentang tidak ada foto dirinya di kantor-kantor PDIP, salah satunya di Kantor DPD PDIP Sumatra Utara atau (Sumut).

Presiden Jokowi memberikan respon tersebut,  saat acara penyerahan formulir pendaftaran Edy Rahmayadi sebagai bakal calon gubernur (bacagub) pada Senin 6 Mei 2024 lalu.

Kala itu, Presiden Jokowi hanya menanggapi santai ketika ditanya awak media.

"Ah foto saja," katanya singkat usai melakukan kunjungan kerja (kunker) di Pasar Baru, Karawang, Jawa Barat, Rabu 8 Mei 2024, sebagaimana dikutip Pos-Kupang.com dari YouTube Kompas TV, Jumat 10 Mei 2024.

Ketika disinggung tentang pernyataan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto bahwa tidak ada foto dirinya di kantor PDIP di beberapa daerah, Presiden Jokowi kembali menjawabnya dengan santai. "Ah foto saja," tuturnya.

Begini Penjelasan PDIP Sumut

Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Aswan Jaya, menyebutkan bahwa tidak adanya foto Jokowi itu, tak ada kaitannya dengan politik.

Dia berdalih, saat persiapan acara penyerahan formulir pendaftaran Edy Rahmayadi, Aswan mengatakan foto Jokowi tersenggol saat memasang backdrop sehingga terjatuh dan belum sempat dipasang lagi.

"Itu jatuh waktu masang backdrop, udah nggak sempat dipasang lagi. Itu aja. Tidak ada faktor politis di situ," katanya pada Selasa 7 Mei 2024, dikutip dari Kompas.com.

Disinggung apakah hal ini karena dipecartnya Jokowi dari PDIP, Aswan langsung menepisnya. Dia kembali mengatakan bahwa foto Jokowi di ruangan PDIP sampai sekarang masih terpasang.

"Jokowi kan (soal pemecatan itu) bicara soal kader, bukan bicara sebagai presiden. Kalau Prabowo jadi Presiden (nanti) bersama wakilnya Gibran dilantik, foto mereka juga kami pasang," katanya.

Baca juga: Zulkifli Hasan Blak-Blakan Dorong 4 Kadernya Jadi Menteri, Ini Daftar Nama Calon Menteri dari PAN

Baca juga: Ganjar Pranowo Angkat Bicara Usai Nyatakan Sikap Jadi Oposisi Prabowo-Gibran

Terpisah, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa DPP PDIP tidak memberikan arahan kepada pengurus daerah untuk mencopot foto Jokowi.

Hasto menegaskan PDIP sangat menghormati posisi Jokowi sebagai presiden dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Tidak ada arahan dari DPP PDIP karena presiden saat ini adalah Pak Jokowi dan wakilnya adalah Pak Kiai Ma'ruf, beliau kami hormati," kata Hasto di Jakarta, Selasa 7 Mei 2024.

Menurutnya, pencopotan foto Jokowi tak hanya terjadi di Sumatra Utara, melainkan sudah banyak terjadi di kantor daerah lainnya.

"Kami mendapat informasi itu terjadi di banyak wilayah yang dilakukan sebagai respon bahwa seorang presiden sumpah setianya adalah menjalankan konstitusi dan undang-undang dengan selurusnya," ucap Hasto.

Hasto menjelaskan pencopotan foto tersebut merupakan respons atas sikap Jokowi yang dinilai tak menjalankan konstitusi.

"Ketika prinsip-prinsip itu dilanggar dan tidak memberikan keteladanan maka muncul berbagai respons," ujarnya.

Itu Terjadi di Banyak Tempat

Pada bagian lain, Hasto Kristiyanto juga mengatakan bahwa pencopotan foto Presiden Jokowi sudah banyak terjadi di Kantor DPD PDIP lainnya.

Hal ini merespons tak adanya foto Jokowi di ruang rapat kantor DPD PDIP Sumatera Utara, hanya ada foto Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Kami mendapat informasi itu terjadi di banyak wilayah yang dilakukan, sebagai respon bahwa seorang presiden sumpah setianya adalah menjalankan konstitusi dan undang-undang dengan selurus-lurusnya," kata Hasto di Jakarta, Selasa 7 Mei 2024.

Hasto menjelaskan pencopotan foto tersebut merupakan respons atas sikap Jokowi yang dinilai tak menjalankan konstitusi.

"Ketika prinsip-prinsip itu dilanggar dan tidak memberikan keteladanan maka muncul berbagai respons," ujarnya.

Adapun, foto Presiden Jokowi tidak terlihat di kantor DPD PDIP Sumatera Utara (Sumut) pada Senin 6 Mei 2024.

Baca juga: Gibran: Makin Intensif Komunikasi Prabowo dengan PDIP Soal Kabinet

Baca juga: Jubir Partai Demokrat: Tidak Salah Prabowo-Gibran Bentuk Kabinet Gemuk

Di tembok Aula Bung Karno DPD PDIP Sumut hanya terlihat foto Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan lambang negara Garuda Pancasila.

Momen tersebut terlihat saat Edy Rahmayadi menyerahkan formulir pendaftaran Pilgub Sumut ke kantor DPD PDIP di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan.

Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Aswan Jaya menjelaskan foto Jokowi bukan sengaja tidak dipasang oleh pihaknya.

Menurutnya, foto orang nomor satu di Indonesia itu terjatuh saat pihaknya memasang spanduk.

"Itu jatuh. Jatuh waktu masang backdrop enggak sempat pasang lagi," kata Aswan seperti dikutip dari Kompas.com. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved