Senin, 13 April 2026

Timor Leste

Kapal Angkatan Laut Tiongkok Akan Mengunjungi Kamboja dan Timor Leste

Qijiguang dan Jinggangshan akan mengunjungi Kamboja dan Timor Leste mulai awal Mei hingga pertengahan Juni, menurut Kementerian Pertahanan Nasional.

Editor: Agustinus Sape
XINHUA
Masyarakat menyambut kedatangan kapal pelatihan angkatan laut Tiongkok Qi Jiguang di Pelabuhan Selatan di Manila, Filipina, 14 Juni 2023. 

POS-KUPANG.COM, BEIJING - Kapal angkatan laut Tiongkok Qijiguang dan Jinggangshan akan mengunjungi Kamboja dan Timor Leste mulai awal Mei hingga pertengahan Juni, menurut Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok pada Kamis (9/5/2024).

Kunjungan tersebut akan menjadi bagian dari jadwal program pelatihan angkatan laut di laut jauh, di mana kadet dari Kamboja dan negara-negara lain akan bergabung dengan rekan-rekan Tiongkok mereka untuk melakukan latihan yang relevan.

Misi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasi praktis taruna perwira angkatan laut, dan memperkuat kerja sama pragmatis angkatan laut Tiongkok serta rasa saling percaya dengan angkatan laut kedua negara tujuan untuk berkontribusi dalam membangun komunitas maritim dengan masa depan bersama, kata kementerian tersebut.

Kapal pendarat dermaga Jinggangshan mampu mengangkut helikopter, kendaraan lapis baja, kapal dan kapal pendarat serta hampir 1.000 tentara. Qijiguang lebih kecil tetapi merupakan kapal pelatihan militer tercanggih di Tiongkok.

Tiongkok tidak mengatakan di mana kapal-kapal tersebut akan berpangkalan selama berada di Kamboja dan Timor Leste.

Namun kunjungan kapal-kapal Tiongkok dapat semakin memicu kekhawatiran AS mengenai kehadiran kapal perang Tiongkok di Pangkalan Angkatan Laut Ream Kamboja, yang perluasannya baru-baru ini didukung oleh Tiongkok.

Keputusan Kamboja untuk mengizinkan Tiongkok mengembangkan Ream, yang terletak di jalur air utama di pantai Teluk Thailand di provinsi Sihanoukville, Kamboja, telah membuat marah Washington karena khawatir hal itu akan memberi Beijing pos terdepan baru di dekat Laut Cina Selatan yang disengketakan, yang sebagian besar merupakan wilayah yang disengketakan. diklaim oleh Tiongkok.

Baca juga: Vatikan Terbitkan Logo dan Tema Perjalanan Paus ke Timor Leste, Indonesia, Papua Nugini, Singapura 

Sebelum peningkatan yang didanai Tiongkok dimulai pada bulan Juni 2022, Ream telah menjadi tempat beberapa pelatihan dan latihan angkatan laut gabungan antara Amerika Serikat dan Kamboja. Kamboja menghancurkan fasilitas buatan AS pada Oktober 2020.

Dua kapal perang Tiongkok lainnya, kemungkinan besar korvet atau fregat, telah berlabuh di Ream sejak Desember. Kementerian Pertahanan Kamboja bersikeras, membuka tab baru pada hari Rabu bahwa kehadiran mereka bukan merupakan pengerahan permanen militer Tiongkok di negara tersebut.

Tiongkok telah meningkatkan persahabatannya yang kuat dengan negara Asia Tenggara tersebut, di tengah pertukaran pemimpin negara dan militer tingkat tinggi sejak tahun lalu.

Menteri Pertahanan Tiongkok Dong Jun pada bulan Maret bertemu dengan Wakil Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja dan Panglima Angkatan Darat Kerajaan Kamboja Mao Sophan di Beijing, dan keduanya menjanjikan kerja sama militer lebih lanjut.

(english.news.cn/xinhua/reuters.com)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved