Jumat, 17 April 2026

Kunjungan Paus Fransiskus

Vatikan Rilis Logo dan Moto Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia dan Timor Leste

Dikutip dari Vatican News, Kamis (9/5/2024), moto kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia adalah “Iman, Persaudaraan dan Belarasa.”

|
Penulis: dion db putra | Editor: Dion DB Putra
VATICAN NEWS
Logo dan moto kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia 3-6 September 2024. 

POS-KUPANG.COM, VATIKAN - Vatikan telah merilis logo dan moto atau tema kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia, Timor Leste, Singapura dan Papua Nugini bulan September 2024 mendatang.

Dikutip dari Vatican News, Kamis (9/5/2024), moto kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia adalah “Iman, Persaudaraan dan Belarasa.”

Ada lambang burung Garuda dalam logo kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada 3-6 September 2024.

“Elemen utama logo dalam kunjungan ke Indonesia menampilkan gambar Paus Fransiskus dengan tangan terangkat memberikan berkat, di belakangnya lambang burung Garuda berwarna keemasan.” Begitu penjelasannya.

Logo tersebut menampilkan peta Indonesia, “sebuah negara kepulauan yang dicirikan oleh beragam kelompok etnis dan sosial, bahasa, budaya dan agama.”

Kunjungan Paus Fransiskue ke Timor Leste mengusung tema atau moto, “Biarlah iman Anda menjadi budaya Anda.”

Bagian tengah logo kunjungan ke negara tetangga Indonesia itu menampilkan foto Paus Fransiskus yang sedang memberikan berkatnya “untuk melambangkan perlindungan yang akan diterima rakyat Timor-Leste dari Tuhan”.

Logo perjalanan Paus Fransiskus ke Indonesia, Singapura, Timor Leste, dan Papua Nugini.
Logo perjalanan Paus Fransiskus ke Indonesia, Singapura, Timor Leste, dan Papua Nugini. (VATICAN NEWS)

Di belakang foto Paus Fransiskus terdapat gambar bola dunia dan di atasnya terdapat peta negara Republik Demokratik Timor Leste.

“Prayer” atau doa adalah moto kunjungan Paus Fransiskus ke Papua Nugini. Kata tersebut ditulis secara vertikal di samping salib.

Baca juga: Opini: Mengurai Makna Kunjungan Apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia

Logo kunjungan Paus Fransikus ke Papu Nugini didominasi warna oranye dan kuning untuk mengingatkan matahari terbit dan terbenam, serta desainnya menampilkan burung cendrawasih dengan warna bendera nasional di sayapnya.

Sementara moto kunjungan Sri Paus ke Singapura yaitu: Persatuan dan Harapan.

Dua kata itu ditulis dengan huruf kuning cerah. Kata “Persatuan” dan “Harapan” dipisahkan salib dengan bintang bercahaya.

“Ini terinspirasi oleh bintang yang membimbing orang Majus, Monstran dengan Hosti Kudus, dan lima bintang pada bendera Singapura.”

Dikutip dari Ucanews Indonesia, Gereja Katolik Singapura, yang dipimpin Kardinal William Goh Seng Chye, mengatakan persatuan dipilih untuk mengungkapkan harapan akan “persekutuan dan keharmonisan di antara umat beriman, baik di dalam Gereja maupun dalam konteks masyarakat dan hubungan keluarga.”

Sementara kata “harapan” mengungkapkan doanya agar kunjungan paus akan membawa harapan bagi umat Kristiani di Singapura terutama bagi mereka yang mengalami diskriminasi.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved