Berita Rote Ndao
Anti Coret-Coret, 28 Murid SMK Negeri Pantai Baru Rayakan Kelulusan Berbusana Adat Rote
tetapi seisi sekolah baik guru, ketua pengawas dan ketua komite serta para orang tua juga berbusana adat Rote.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Sebanyak 28 murid di SMK Negeri Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao merayakan kelulusan dengan mengenakan busana adat orang Rote.
Nampak murid laki-laki memakai topi khas orang Rote, Ti'i Langga yang terbuat dari daun lontar yang sudah kering dan berwarna kuning kecokelatan.
Lalu dibalut selimut Rote yang diikatkan pada pinggul. Untuk murid perempuan mengenakan baju adat biasanya dilengkapi dengan berbagai aksesori lain seperti Bula Molik yang dipakai pada kepala.
Aksesoris yang berbentuk bulan sabit ini tepatnya dipakai di dahi. Selain itu, ada selempang, sarung, serta ikat pinggang yang terbuat dari perak atau emas bernama pendi.
Baca juga: DPD Gelora Rote Ndao Terima Pendaftaran Dua Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati
Sebagai pelengkap, murid perempuan yang menggunakan baju adat juga memakai kalung di leher bernama habas.
Tak hanya ke-28 murid yang mengenakan busana adat Rote, tetapi seisi sekolah baik guru, ketua pengawas dan ketua komite serta para orang tua juga berbusana adat Rote.
Kelulusan itu juga diselimuti kebahagiaan dan wajah berseri-seri dari ke-28 murid. Acara pengumuman kelulusan dilaksanakan di Aula SMK Negeri Pantai Baru. Senin, 6 Mei 2024.
Ke-28 murid tersebut merupakan jebolan dari jurusan Keahlian Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).
Acara pengumuman kelulusan dan penyematan tanda alumni tahun 2024 menjadi momentum bersejarah yang diperingati dengan cermat.
Diawali dengan para lulusan memasuki aula dengan semangat, diiringi parade guru dan tenaga pendidikan, serta pembacaan surat keputusan kelulusan.
Kepala Sekolah, Novita K Fuah, S.Pd mengucapkan selamat kepada ke-28 murid atas kelulusan yang diperoleh dan berharap kiranya para lulusan menjadi pribadi yang sukses dan berbakti kepada Tuhan, keluarga dan almamater SMK Negeri Pantai Baru.
"Kebahagiaan ini kita kemas dalam budaya Rote. Kita mau menunjukkan solidaritas dan cinta akan budaya lokal yang kaya akan nilai dan tradisi," pungkas Novita.
Selain itu, dia juga memberikan informasi tentang peluang untuk melanjutkan pendidikan dengan program ikatan dinas dan magang di Jepang dan NTT sebagai langkah awal untuk memperluas horison karir masa depan para lulusan.
Selanjutnya, Koordinator Pengawas Dikmen SMA/SMK dan SLB Kabupaten Rote Ndao, Jerry G.P Lian, S.Pi memberikan motivasi kepada ke-28 untuk terus berjuang dan mengembangkan potensi di masa yang akan datang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.