Sabtu, 9 Mei 2026

Longsor di Ende

Bencana Menimpa Ende NTT, Kapolres Ende Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Selain itu, warga diminta memastikan saluran air di sekitar rumah atau bangunan dalam kondisi baik dan tidak tersumbat. 

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Puluhan warga yang terdiri para pria bergotong royong membersihkan lokasi longsoran yang letaknya tepat berada di bawah rumah duka dengan tingkat kemiringan yang curam, Minggu, 5 Mei 2024. 

Peristiwa keempat yakni banjir yang menggenangi rumah-rumah warga hingga di badan jalan di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende setelah hujan mengguyur wilayah Kabupaten Ende sejak, Sabtu, 4 Mei 2024 sore. 

Hingga saat ini, POS-KUPANG.COM belum mendapat laporan terkini terkait jumlah kerugian dan kondisi warga di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende pasca terjadi banjir. 

Sebelumnya, Sabtu, 4 Mei 2024 siang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ende, Martinus Satban mengatakan Kota Ende sebagai ibu kota Kabupaten Ende dan juga sebagai salah kota teramai di Provinsi Nusa Tenggara Timur rawan banjir dan sampah. 

Hal itu disampaikan Martinus Satban saat memberikan sambutan pada acara peletakkan batu pertama pembangunan Kantor Kantor KSP Kopdit Obor Mas Cabang Utama Ende, Sabtu, 4 Mei 2024 di Jalan El Tari, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende.

Martinus Satban mengatakan, pembangunan fisik di Kabupaten Ende khususnya di Kota Ende harus juga dikaji dari aspek tata ruang. 

"Teman-teman kontraktor tolong dihitung betul utilitasnya, Kota Ende agak rawan dengan banjir dan pengelolaan sampah maka bangunan ini mudah-mudahan mendukung salah pembangunan yang berbasis lingkungan terutama utilitas, kita dengan kemiringan tinggi sebenarnya dengan gravitasi saja sudah agak mudah tetapi persoalan di Kota Ende adalah banjir di area pinggir pantai yang kontribusinya justru dari daerah atas maka jalur El Tari cukup lumayan tinggal teman-teman yang menbangun memperhitungkan itu betul untuk mendukung keamanan lingkungan kota," ungkap mantan Kepala Dinas Pariwasata Kabupaten Ende ini. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved