Berita Sabu Raijua
Sabu Raijua Buka Kuota Guru PPPK Tahun 2024
bagi Sabu Raijua karena salah satu pahlawan pendidikan nasional berasal dari Sabu Raijua, Izaak Huru Doko.
Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, SEBA - Dalam rapat paripurna Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sabu Raijua, Sekretaris Dinas Pendidikan Sabu Raijua melaporkan Sabu Raijua mengalami Surplus Guru pendidikan dasar dan SMP.
Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan, Kebudayaan Kepemudaan Dan Olahraga (PKKO) Sabu Raijua, Septe Bule Logo membenarkan hal tersebut saat ditemui usai upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Kamis, 2 Mei 2024.
Surplus guru ini terjadi sekitar dua tahun terakhirnya di mana para guru banyak yang tidak mendapatkan jam mengajar.
"Baru-baru sekitar dua tahun terakhir ada kelebihan itu akhirnya guru-guru yang tidak mendapatkan jam mengajar kemudian perubahan kurikulum 2013 itu, misalnya mata pelajari IPA jadinya IPA Terpadu seperti biologi, fisika begitu juga IPS jadi IPS Terpadu. Artinya kelebihan itu banyak juga guru ditarik ke kantor-kantor yang mengalami kekurangan tenaga,"jelasnya.
Baca juga: KPU Sabu Raijua Luncurkan Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024
Saat ini Dinas PKKO Sabu Raijua sementara melakukan inventarisasi kelebihan guru itu. Sehingga pemerataan guru dapat dilakukan . Mayoritas guru yang diharapkan di Sabu Raijua adalah guru yang status jabatannya guru fungsional. Mereka harus diprioritaskan untuk mendapatkan jam mengajar.
Meski surplus guru, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua juga membuka kuota pendaftaran guru PPPK yang belum diumumkan karena masih koordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Momentum Pembenahan
Di hari pendidikan Nasional ini, Septe mengajak seluruh pihak jadikan Hardiknas sebagai momentum untuk dilakukan pembenahan di dalam struktur terhadap penyelenggaraan pendidikan di Sabu Raijua. Suatu kebanggaan tersendiri bagi Sabu Raijua karena salah satu pahlawan pendidikan nasional berasal dari Sabu Raijua, Izaak Huru Doko.
Menurutnya, IH Doko telah meletakkan dasar pendidikan di sabu Raijua. Tugasnya sekarang adalah bagaimana melanjutkan dasar pendidikan itu untuk mencapai target yang sudah ditetapkan IH Doko sejak lama.
"Pendidikan tanggung jawab kita semua, pemerintah, masyarakat dan semua elemen warga negara,"tutupnya.(dhe)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.