Pilkada Kota Kupang

Ramai-Ramai Berebut Pintu PDI Perjuangan, Siapa Yang Berpeluang Diusung di Pilkada Kota Kupang NTT?

Saat mendaftar sebagai bakal calon wali kota, pria yang akrab disapa Jeriko itu diterima Ketua DPC PDIP Kota Kupang, Yeskiel Loudoe.

|
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO-DW
Ilustrasi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Mantan Penjabat Wali Kota Kota Kupang, George Hadjoh mendaftarakan diri untuk menjadi bakal calon Wali Kota Kupang melalui Partai PDI Perjuangan.

George yang saat ini masih menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTT resmi mendaftar di Kantor DPC PDIP Kota Kupang pada Rabu 24 April 2024.

Saat menuju kantor partai di bilangan Walikota Kecamatan Kelapa Lima Kupang, George dibonceng sepeda motor. Mengenakan busana adat Helong, Geroge juga membawa satu ekor ayam jantan merah untuk diserahkan kepada pengurus DPC.

Saat mendaftar itu, ia diantar kelompok pendukung dan simpatisan. George disebut sebagai orang dekat mantan Gubernur NTT Viktor Laiskodat meski tidak tercatat resmi sebagai kader partai Nasdem. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Yuven Tukung Resmi Deklarasi Maju Pilwalkot Kupang 2024

Sehari sebelumnya, Wali Kota Kupang periode 2017-2022, Jefry Riwu Kore juga resmi mendaftarkan diri di PDI Perjuangan Kota Kupang sebagai bakal calon wali kota.

Saat mendaftar sebagai bakal calon wali kota, pria yang akrab disapa Jeriko itu diterima Ketua DPC PDIP Kota Kupang, Yeskiel Loudoe.

Jeriko yang merupakan mantan Ketua DPD Demokrat NTT itu disebut sebelumnya akan maju melalui jalur independen. Ia disebut dekat dengan Perindo setelah putrinya maju DPR RI melalui partai besutan Hari Tanoe.  

Ketua Bappilu PDI Perjuangan Kota Kupang, Vicki Dimu Heo mengatakan Jeriko menjadi pendaftar pertama melalui pendaftaran online secara lengkap.

"Tadi dia (Jefri Riwu Kore) secara fisik datang mendaftarkan diri di kantor DPC PDIP Kota Kupang," ungkap Vicki Dimu Heo, Selasa 23 April 2024.

Anggota DPRD Kota Kupang terpilih itu menyebut terdapat 7 orang balon Wali Kota Kupang dan 1 Balon Wakil Wali Kota Kupang yang mendaftarkan diri di PDI Perjuangan.

Vicki mengatakan, pihaknya membuka pendaftaran untuk semua kalangan masyarakat, baik melalui partai atau non partai. 

Sepekan sebelumnya, advokat muda Kota Kupang, Bildad Torino Mauridz Thonak, SH juga mengambil formulir sekaligus mendaftarkan dirinya sebagai Balon Wali Kota di kantor DPC PDI Perjuangan.

Saat itu, Bildad Thonak berjanji bakal menjadikan PDI Perjuangan berkuasa di Kota Kupang.

Bildad mengaku, dirinya memilih PDIP karena terinspirasi dari figur ketokohan pendiri bangsa, Ir. Soekarno. Bildad pun mengaku bahwa PDIP bakal membesarkan namanya dalam konteks dunia politik.

"Mungkin dengan saya memilih PDIP untuk berkarir didunia politik, semoga saya banyak dapatkan restu dari masyarakat maupun partai," ungkap Bildad, Rabu 17 April 2024.

Pendaftaran terbuka 

Adapun DPC PDI Perjuangan Kota Kupang telah membuka pendaftaran bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota Kupang sejak Selasa 16 April 2024 lalu. Pembukaan pendaftaran akan berlangsung hingga 30 April 2024 mendatang. 

Ketua DPC PDI perjuangan Kota Kupang Yeskiel Loudoe menjelaskan, DPP PDIP telah menginstruksikan kepada semua DPC untuk melakukan pemetaan berkaitan dengan proses pencalonan Pilkada 2024.

"Terkait dengan instruksi ini, DPD PDIP NTT telah melakukan rapat dan menyampaikan hasil rapat tersebut ke semua DPC PDIP bahwa mulai tanggal 16 April 2024 sampai tanggal 30 April akan dimulai pembukaan pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang," kata Yeskiel di Kantor DPC PDIP Kota Kupang, Senin (15/4) lalu.

Dia menjelaskan, Ketua Pemetaan politik dipercayakan kepada Adrianus Talli dan Ketua Bapilu Vicki Dimulai Heo.

"Pendaftaran tidak dipungut biaya dan menerima seluruh bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota bagi semua pihak baik itu dari internal maupun eksternal PDI Perjuangan," tambahnya.

Kader internal

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Kupang Niko Frans kepada POS-KUPANG.COM menyebut ada tiga kader internal yang mendaftar untuk menjadi balon wali kota dalam Pilwalkot Kupang 2024. 

Namun demikian, ia mengakui baru dirinya yang melengkapi persyaratan pendaftaran bakal calon wali kota Kupang. 

"Dari internal sejauh ini ada tiga orang. Saya sudah mendaftar, sementara pak Ketua Yeskiel Loudoe dan Pak Adi Tali akan segera mendaftar," kata Niko Frans, Kamis 25 April 2024. 

Ia juga mengatakan, selain Bildad Thonak, Jeriko dan Geoge Hadjoh, Wali Kota Kupang periode 2012-2017 Jonas Salean juga akan mendaftar di PDI Perjuangan

Jonas yang kini merupakan Ketua DPD II Golkar Kota Kupang telah mengambil formulir pendaftaran di kantor PDI Perjuangan

Adapun Jonas sudah mendeklarasikan diri secara resmi untuk maju dalam Pilwalkot Kupang 2024. Jonas menggandeng Alo Sukardan yang merupakan akademisi Undana Kupang dan Ketua Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang. 

Koalisi usung paket

Dalam Pileg 2024 lalu, PDI Perjuangan meraih 5 kursi di DPRD Kota Kupang. Selain PDI Perjuangan, terdapat empat partai politik lain yang juga sama sama meraih 5 kursi yakni Gerindra, nasdem, PKB dan Golkar.

Ketua KPU Kota Kupang Ismael Manoe mengatakan, calon kepala daerah dari kepala daerah memiliki syarat dengan perolehan kursi DPRD minimal 20 persen dari jumlah kursi atau 25 persen suara sah. 

Ismael Manoe menyebut dalam PKPU 3 tahun 2017 pasal 5 diterangkan menyangkut dengan pengusungan calon bagi parpol yang memiliki perolehan kursi DPRD. 

Partai yang akan mengusung paket calon wali kota dan wakil wali kota minimal memiliki akumulasi 8 kursi di DPRD Kota Kupang.  

Selain partai besar yang mendapat lima kursi, ada juga partai lainnya yang memiliki kursi di DPRD yakni Demokrat 4 kursi, PAN 4 kursi Hanura 3 kursi, PSI 3 kursi dan Perindo 1 kursi. 

Hingga saat ini baru satu poros paket yang resmi mendeklarasikan diri untuk ikut dalam Pilwalkot Kupang 2024. Poros tersebut adalah poros Golkar yang disokong Hanura yang mengusung Jonas Salean dan Alo Sukardan. 

Sementara itu, bakal calon wali kota dan wakil wali kota lainnya masih belum mengumumkan secara resmi paket maupun koalisi partai untuk ikut dalam Pillwalkot 2024. Akankan PDI Perjuangan membentuk poros sendiri dengan mengusung kadernya? (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved