Berita Malaka
Petani Taaba di Malaka Mulai Panen Jagung
Para petani mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan yang telah memberikan hasil panen jagung tahun ini cukup memuaskan.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, BETUN -- Para petani di Desa Taaba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka mulai memanen jagung hasil tanam pada musim tanam (MT) pertama periode 2023-2024.
Para petani mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan yang telah memberikan hasil panen jagung tahun ini cukup memuaskan.
Petani juga berterima kasih kepada pemerintah desa dan kabupaten yang berkolaborasi membantu petani dengan cara mengolah lahan pertanian dan memberikan bantuan benih jagung.
Hal ini diungkapkan sejumlah petani, Opriel Klau, Blandina Abuk, Yohanes Nahak, Elisabet Rika, Brigita Bano, Selasa 23 April 2024.
Mereka mengaku, hasil panen jagung tahun ini cukup memuaskan, walaupun jadwal tanam jagung agak terlambat karena curah hujan tidak menentu.
"Puji Tuhan, kami sudah panen jagung tahun ini. Hasilnya lumayan, pas untuk makan tiap hari", ungkap Brigita diamini warga lainnya.
Kata mereka, jagung yang mereka tanam pada musim pertama periode Desember-April sudah dipanen dengan hasil yang memuaskan.
Baca juga: Laksanakan Program 3K, Desa Taaba Bagi Ternak Babi dan Kacang Hijau
Rata-rata petani mendapatkan hasil panen jagung yang cukup memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Hasil produksinya tergantung pada luas tanam.
Kepala Desa Taaba, Ida Hoar Nahak mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan, sang pemilik kehidupan. Ia turut berbangga dan senang karena petani di Desa Taaba mulai panen jagung hasil musim pertama tahun ini dengan hati riang gembira.
Kegembiraan mereka ketika jagung yang mereka tanam sudah dipanen dan hasil panennya cukup memenuhi kebutuhan hidup setiap hari.
Kades Ida mengatakan, pada musim tanam pertama, pemerintah desa telah membantu mengolah lahan pertanian hingga 10 hektare. Kemudian pemerintah desa membantu benih jagung kepada petani sebanyak 300 kilogram dan kacang hijau 350 kilogram.
Ida merasa senang dan bangga dengan semangat para petani dalam menekuni usaha pertanian.
"Pertama, saya bersyukur atas hasil panen jagung masyarakat. Saya juga senang dan bangga karena mereka semangat menanam dan merawat tanaman hingga ada hasilnya", ungkap Ida.
Kades Ida berkomitmen, pada masa kepemimpinannya, program olah lahan pertanian terus dilakukan. Selain olah lahan, pemerintah juga membantu benih jagung dan kacang hijau. Karena setelah panen jagung, biasanya masyarakat lanjut menanam kacang hijau di lahan yang sama.
Baca juga: Atasi Krisis Air Bersih, Pemerintah Desa Taaba di Malaka Bagi 43 Buah Fiber Air ke Masyarakat
Kepala Desa Taaba telah menugaskan kepala dusun untuk mendata hasil produksi jagung dari setiap petani guna mengetahui total produksi jagung tahun ini.
Hal ini penting dilakukan sebagai salah satu indikator bagi pemerintah dalam merencanakan program olah lahan tahun berikutnya dan jumlah benih jagung yang dibutuhkan petani. (jen)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.