Kamis, 16 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 21 April 2024, "Yesus Gembala yang Baik"

Oleh kasih-Nya yang besar terhadap kita itulah maka Ia rela mengutus Yesus Puteta-Nya yang terkasih itu ke dunia untuk menyelamatkan kita.

Editor: Eflin Rote
My Reflections
Ilustrasi Yesus dan orang banyak. Berkatalah Yesus kepada orang banyak, “Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini? Mereka sama dengan anak-anak yang duduk di pasar dan berseru-seru." 

POS-KUPANG.COM - Selamat Hari Minggu Paskah IV Bagi Kita Semua. Semua hal yang baik yang kami lakukan itu selalu dalam nama Yesus yang kamu bunuh dan kamu salibkan tapi sekarang Dia telah dibangkitkan oleh Allah dari antara orang-orang mati.

Dia adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan tapi telah menjadi batu penjuru. Di sini mau menegaskan kepada kita bahwa Yesus itulah yang berkuasa untuk menyembuhkan dan yang mau berkurban untuk menebus dosa kita dan menyelamatkan kita. Dengan demikian kita sadari bahwa begitu besar kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita sehingga kita disebut anak-anak Allah.

Oleh kasih-Nya yang besar terhadap kita itulah maka Ia rela mengutus Yesus Puteta-Nya yang terkasih itu ke dunia untuk menyelamatkan kita.

Terus, apa balasan kita terhadap kasih Tuhan itu? Atau malah kita tak tahu bersyukur atas kasih-Nya yang telah kita terima itu? Dalam konteks hari Minggu panggilan, kurban Yesus di kayu salib adalah tanda hidup dari gembala yang baik bagi domba-dombanya. Karena gembala yang baik memberikan nyawaNya bagi domba-dombanya. Yesus disebut sebagai gembala yang baik karena memang Yesus rela memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya.

Bahkan Yesus rela menuntun juga domba-domba lain yang bukan dari kandang domba penggembalaan-Nya. Sebuah keteladanan yang mengajarkan kita untuk hidup dengan rela berkurban demi sesama dan hidup dengan terus membuka diri terhadap siapapun tanpa mengenal sekat dan batasan bentuk apapun.

Itulah tanda hidup seorang gembala yang baik. Dan gembala yang baik dalam kaca mata kekristenan selalu berhubungan erat dengan misteri paskah yakni "penyerahan diri Yesus dan kebangkitan-Nya." Akhirnya pertanyaan untuk kita, "Apakah peri hidup kita menunjukkan adanya kerelaan untuk berkurban dan terjadinya peningkatan kualitas iman yang merupakan adanya tanda kebangkitan dari hidup kita? Kis. 4:8-12; 1Yoh. 3:1-2; Yoh. 10:11-18. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved