Minggu, 24 Mei 2026

Berita NTT

KSP Kopdit Pintu Air Lirik Sektor Pendidikan dan Kesehatan 

KSP Kopdit Pintu Air terus berinovasi dengan fokus menggarap yayasan yang akan bergerak di sektor pendidikan dan kesehatan

Tayang:
Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Ketua KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia, Yakobus Jano dan tokoh koperasi, Romanus Woga 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Berawal dari 50 orang anggota pada 29 tahun silam, KSP Kopdit Pintu Air terus melangkah maju. Berbagai terobosan dengan program-program dan prodak yang memikat hati masyarakat terus dilakukan. Alhasil, di awal tahun 2024 ini, koperasi milik tani, nelayan dan buruh ini telah membukukan 400.000 anggota dengan totasl aset 2,1 triliun dan omzet Rp 1,8 triliun.

Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano saat berbincang dengan POS-KUPANG.COM terkait ulang tahun koperasi itu, pada 1 April 2024,  mengatakan pihaknya fokus membangun ekonomi kerakyatan melalui gerakan budaya hidup hemat dan menabung untuk usaha ekonomi produktif.

Pada HUT ke-29 Tahun 2024 ini, 1 April lalu, KSP Kopdit Pintu Air terus berinovasi dengan fokus menggarap yayasan yang akan bergerak di sektor pendidikan dan kesehatan, yakni membangun perguruan tinggi Pintu Air dan rumah sakit.

Di bidang ekonomi, Kopdit Pintu Air sudah mengembangkan simpan pinjam dengan sangat baik yakni berhasil menjaring anggota menjadi 400.000 orang dengan total aset 2,1 tirliun dan omset 1,8 triliun.

Pencapaian itu tak membuat Kopdit Pintu Air berhenti berinovasi dan akan terus masuk ke bidang pendidikan dan kesehatan.

"Dalam koperasi terdapat tiga pilar utama yang harus dikembangkan yakni ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Dan,  hari ini kita sudah siap masuk di bidang pendidikan dan kesehatan," kata Yakobus Jano, pada HUT Kopdit Pintu Air ke-29 di kantor pusat Pintu Air, Rotat, Jumat, 5 April 2024.

Motivasi Kopdit Pintu Air hendak mendirikan yayasan, kata Yakobus, karena Kopdit Pintu Air lahir dan hadir dari, oleh dan untuk anggota.

"Anggota adalah pemilik lembaga ini dan tugas lembaga ini adalah membantu anggota hidup sejahtera dan terjamin dalam hal kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Itulah mengapa kita harus bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan,"  tegasnya.

Dia menambahkan, cita-cita besar mendirikan yayasan sudah sesuai Permenkop Nomor 8 Tahun 2023 tentang izin usaha koperasi yang memungkinkan koperasi bergerak di usaha sektor riil (KSR) dan yayasan.

Baca juga: HUT ke-29, Kopdit Pintu Air Fokus di Sektor Pendidikan dan Kesehatan

"Perlu saya tegaskan, momentum HUT ke-29 kali ini,  Pintu Air harus punya visi besar selain menjaring satu juta anggota dan 100 cabang di tahun 2025, juga harus bergerak di sektor pendidikan dan kesehatan, kerena jika kita berkomitmen anggota sejahtera, maka koperasi harus menyiapkan kesejahteraan itu," kata Yakobus.

Lanjut Yakobus,  dalam yayasan perguruan tinggi dan rumah sakit, anggota KSP Kopdit Pintu Air mendapatkan perlakuan khusus yakni hanya membayar setengah biaya pendidikan dan kesehatan hingga gratis.

General Menejer KSP Kopdit Pintu Air, Gabriel Pito Sorowutun berharap di usia yang baru ini, seluruh menejemen di semua cabang Kopdit Pintu Air harus tetap solid.

Semua cabang harus tetap mengejar target harian, bulanan hingga target besar Kopdit Pintu Air, 1 juta anggota pada tahun 2025.

"Memasuki usia baru kita harus kerja cepat, kerja cerdas, kerja tepat, kerja efisien dan kerja terukur untuk kemajuan lembaga dan menjaga kepercayaan anggota," jelas Gabriel.(*/gem)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved