Berita Lembata

Anggota DPR RI AHP Nilai Penyaluran PIP Tepat Sasaran

aspirasi baik dari sekolah maupun masyarakat sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat PIP. 

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Andreas Hugo Parera 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira atau sering disapa Andre Pareira mengatakan, penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Flores, Lembata dan Alor sudah 95 persen tepat sasaran. 

Menurut Andre, ukuran tepat sasaran itu dapat dilihat dari tidak adanya pengembalian anggaran ke kas negara sebab timnya telah melakukan pendataan yang terbaik. 

Meskipun demikian, Andre juga mengakui bahwa masih ada kekeliruan yang disebabkan oleh komunikasi para pihak seperti bank, sekolah, komite atau orang tua dari anak penerima PIP

Andre berharap harus ada perbaikan sehingga kedepannya masyarakat yang membutuhkan dapat menerima manfaat PIP ini. 

Baca juga: Prof Alo Liliweri Dorong Robert Lemaking Tarung di Pilkada Lembata 

Andre yang sebelumnya mencalon diri dari partai PDI Perjuangan ini telah terpilih kembali sebagai anggota DPR RI. Menurutnya, PIP ini telah ia perjuangkan agar tetap berlanjut. 

“Banyak sekali masyarakat yang berharap bahwa program ini dilanjutkan kembali. Saya sudah sampaikan di dalam rapat dengan Menteri pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud Ristek) bahwa ini sangat bermanfaat untuk masyarakat sehingga ini harus kita lanjutkan,” ungkap Andre, dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin, 15 April 2024. 

Timnya dan partai PDI Perjuangan akan berupaya menjemput aspirasi baik dari sekolah maupun masyarakat sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat PIP

Untuk diketahui, PIP adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan.

Biasanya penyaluran PIP dilakukan dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan November. Namun tahun ini ada masa transisi pemerintahan Jokowi beralih ke Prabowo maka tahun hanya disalurkan sebanyak satu kali yaitu pada bulan Juni. 

Dalam kesempatan yang sama, Andre juga menyinggung tentang adanya perpustakaan nasional yang dibangun di Lembata

Andre berharap Perpustakaan Gorys Keraf yang telah diperjuangkan sebelumnya harus dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kemampuan literasi di Kabupaten Lembata

“Mudah-mudahan ini juga membantu pengembangan taman baca di daerah-daerah di tingkat kecamatan, di tingkat desa,” tutup Andre. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved