Kabar Artis
Anak Sandra Dewi dan Harvey Moeis Dikuatirkan Stres Disebut Pakar Kesehatan, Dampak Berita
Kasus Harvey Moeis yang jadi tersangka dugaan korupsi Rp 271 triliun bisa berdampak pada anak-anak nya bersama Sandra Dewi
Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG.COM -- Kasus Harvey Moeis yang jadi tersangka dugaan korupsi Rp 271 triliun bisa berdampak pada anak-anak nya bersama Sandra Dewi
Pemberitaan yang vilgar bisa menyebabkan anak dari pasangan Harvey Mois dan Sandra Dewi mengalami stress
Pakar kesehatan mental, Wiwik Anggraini , menyoroti berita heboh terkait Sandra Dewi dan Harvey Moeis .
Seperti diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan Harvey Moeis pada 15 Maret 2024, karena diduga terlibat dalam korupsi di PT Timah Tbk yang merugikan negara hingga Rp 271 triliun.
Baca juga: Akun Instragam Sandra Dewi dengan 24 juta Follower Mendadak Lenyap, Ini Tiga Kemungkinan Penyebabnya
Harvey Moeis merupakan tersangka ke-16 dari kasus tersebut.
Baca juga: Begini Keuangan Sandra Dewi Saat Rekening Diblokir, Efek Harvey Moeis Jadi Tersangka Korupsi
Sejak saat itu dunia gemerlap Sandra Dewi runtuh, tak ada lagi tawa dan canda.
Sandra Dewi dihantui rasa gelisah dan cemas, apalagi saat ini penyidik Kejagung terus mengulik rekeningnya yang telah diblokir.
Jika ditemukan indikasi mencurigakan dari sang suami Harvey Moeis, maka Sandra Dewi bisa terkena TPPU (tindak pidana pencucian uang).
Jika demikian, status Sandra Dewi pun bisa berubah menjadi tersangka.
Ini yang membuatnya resah, mengingat Sandra Dewi dan Harvey Moeis memiliki dua orang putra yang lucu-lucu, Raphael Moeis dan Mikhael Moeis.
Baca juga: Undana Beri Pelatihan Budidaya Ayam KUB Bagi Kelompok Pemberdayaan Perempuan
Keduanya masih kecil-kecil dan butuh kehadiran orangtua setiap hari.
Melihat tekanan hidup yang berat itu membuat pakar kesehatan mental, Wiwik Anggraini, prihatin.
Menurut Wiwik, kondisi mental anak-anak Sandra Dewi itu memerlukan perhatian khusus di tengah kasus yang menyeret ayah mereka.
"Butuh orang psikis ya, mungkin coach yang bisa mendampingi, mungkin ke ranah-ranah psikolog yang pasti ya," ucapnya dikutip dari Tribunnews.com.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.