Senin, 8 Juni 2026

Tokoh NTT

Profil Komjen Pol Purn Gories Mere, Tokoh NTT yang Pernah Pimpin BNN, Dikenal Perintis Densus 88

Gories Mere yang kala itu berpangkat Komisaaris Besar Senior Polisi ditunjuk Kapolri menjadi 'komandan lapangan' dalam penanganganan Kasus Bom Bali.

Tayang:
Penulis: Ryan Nong | Editor: Ryan Nong
ISTIMEWA
Komjen Pol Purn Gories Mere, tokoh NTT yang harum di dunia anti teror 

Karirnya terus menanjak hingga dipercayakan menjadi Kepala Detasemen Khusus 88 (Anti Teror), Direktur IV Narkoba Badan Reserse Kriminal dan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal pada rentang 2005-2008. 

Pada 2008, Gories dipercayakan menjadi Pjs. Kalakhar BNN hingga Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotika Nasional 2009-2012. Gories juga pernah dipercayakan sebagai Kepala Asosiasi Lembaga-lembaga Anti Narkotika se-Dunia.

Gories pensiun dari Kepolisian per 1 Desember 2012 dengan pangkat Komisaris Jenderal Polisi.

Pasca pensiusn, ia menjadi CEO Hendropriyono Strategic Consulting (2013-Sekarang) dan Komisaris PT Darma Henwa Tbk. (2013-Sekarang).

Sejak Juni 2016, Presiden Joko Widodo mengangkatnya menjadi Staf Khusus Presiden bidang Intelijen dan Keamanan.

Komjen Pol Purn Gories Mere
Komjen Pol Purn Gories Mere

 

Prestasi dan penghargaan 

Beragam prestasi ditorehkan putera Nagekeo - Toraja selama bertugas di kepolisian.

Gories mulai terkenal namanya saat memburu Ratu Ekstasi Zarima di Texas, AS, pada 1996 silam karena kedapatan memiliki 29.667 butir ekstasi.

Selain itu juga, Gories juga menuntaskan kasus penyanyi rock Ahmad Albar yang terjerat narkoba.

Pada tahun 2011, bersama beberapa tokoh polisi dan masyarakat, Gories pernah mendapat teror bom buku yang cukup heboh kala itu.

Goriesn pernah diganjar penghargaan Honorary Award in Order of Australia (HAOA) dari Pemerintah Australia atas  kinerjanya saat Bom Bali 2002.

Selain itu, ia juga mendapat penghargaan berupa Gelar Datuk (Darjah Panglima Jasa Negara) pada Juni 2010 dari Yang Dipertuan Agong Malaysia Tuanku Mizan Zainal Abidin karena berjasa dalam membangun hubungan erat antara Indonesia-Malaysia.

Selain itu ia juga mendapat penghargaan Direktur Central Intelligence Agency, diberikan langsung di CIA HQ, Fort Langley.

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved