Breaking News
Selasa, 14 April 2026

Liputan Khusus

Lipsus - Sempat Tertunda, Paus Fransiskus Akan Kunjungi Indonesia pada September 2024

Paus Fransiskus akan mengunjungi Indonesia pada awal September 2024 mendatang. Ini menjadi kado istimewa bagi umat Katolik Indonesia.

|
Editor: Ryan Nong
ABC News
Pope Francis atau Paus Fransiskus 

Kemudian, pada 2020, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas beraudiensi dengan Paus Fransiskus di Vatikan. Dalam kesempatan itu, Menag menyampaikan undangan Presiden Jokowi kepada Paus Fransiskus untuk berkunjung ke Indonesia.

"Saya ingin menyampaikan undangan Presiden Joko Widodo kepada Yang Mulia untuk datang berkunjung ke Indonesia," ujar Menag saat diterima Paus Fransiskus di Vatikan seperti dalam keterangan tertulis dari Kemenag, Rabu (8/6/2022).

Menag mengatakan Indonesia merupakan negara yang mampu menjaga perdamaian antarumat beragama. Menag ingin Paus Fransiskus melihat langsung keberagaman di Indonesia. 

 

30 Ribu Warga NTT ke Timor Leste

Kepala Badan Intelijen Negara Timor Leste, Longuinhus Monteiro, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bea Cukai Kupang, Selasa (26/3) yang disambut Kepala Kantor Bea Cukai Kupang, Tribuana Wetangterah.

Kepala Kantor Bea Cukai Kupang, Tribuana Wetangterah kepada Pos Kupang, Jumat (29/3) menjelaskan, kunjungan kerja ini bertujuan untuk berdiskusi terkait pengamanan kedatangan Paus Fransiskus ke Timor Leste di tahun ini.

Pada kunjungan tersebut diprediksi akan banyak umat Katolik dari Indonesia, khususnya dari Nusa Tenggara Timur  (NTT) yang akan masuk ke Kota Dili, Timor Leste.

Bea Cukai, selaku salah satu instansi yang memiliki wewenang di wilayah perbatasan, siap untuk memberikan pengawasan dan pelayanan yang maksimal terhadap rombongan Paus Fransiskus tersebut.

Menurut  Tribuana, diperkirakan akan ada 30 ribu Warga Negara Indonesia (WNI) lewati lintas batas untuk menyambut Paus Fransiskus di Dili.

"Kemarin ada kunjungan kerja dari kepala BIN Timor Leste ke kantor Bea Cukai Kupang," ungkap Tri.

Kunjungan ini dalam rangka berdiskusi mengenai persiapan pengamanan dalam rangka kedatangan Paus Fransiskus yang rencananya akan bertandang ke Timor Leste untuk melakukan kegiatan rohani pada Agustus 2024.

"Informasi yang kami dapat, bahwa diprediksikan ada sekitar 30 ribu WNI yang akan melintas di perbatasan untuk menyambut paus Fransiskus," tutupnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala BIN Timor Leste didampingi Mr. Joaquim Jacob Da Silva Fernandes (Konsulat Timor Leste di Kupang), Colonel Jao da Costa Esteves (Wakil Koordinator I), Colonel Armindo Nunes dos Santos (Kepala Bagian Informasi F-FDTL), Boavida Ribero (Kepala Departemen Informasi Kepolisian RDTL), Vivente F. Brito (Direktur Nasional PCIC RDTL), Octavia C.G de A. Carmo (Direktur Nasional Layanan SNI RDTL), Fransisco Lemos dos Santos (Penasehat Utama SNI RDLT), Isaias Ambrosio Ximenes (Direktur Nasional Layanan Informasi SNI RDTL), Quintiliano Soares (Koordinator Pos Perbatasan Motaain), dan Joao Baptista (Inspektur PNTL RDTL). (tribun network/mat/wly/dtc/dhe/pol)

 

'

Ikuti Liputan Khusus POS-KUPANG.COM di Google News

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved