Bangkai Paus Terdampar
Begini Penjelasan Dinas Kelautan Wilkab Alor Provinsi NTT Terkait Bangkai Paus Terdampar
kita harus ambil beberapa potong daging Paus, dan DNA Paus tersebut lalu okita kirim ke Bali untuk diperiksa
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Penemuan Bangkai Paus Sperma atau Physeter Macrocephalus, di Desa Delaki, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor menghebohkan warga setempat.
Bangkai Paus tersebut diviralkan oleh warga Desa setempat, Bernad Liwang. Menurut Bernad bangkai Paus itu telah bagi-bagikan oleh warga setempat.
Kepala Kantor Cabang Dinas Kelatuan Wilayah Kabupaten Alor, Provinsi NTT, Muhammad Saleh Goro, S.Pi., M.Pi yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, membenarkan penemuan bangkai tersebut.
“Benar ada kejadian bangkai Paus yang ditemukan di laut Delaki. Kami juga baru dapat laporan dari karang taruna, dan warga setempat. Kejadiannya bangkai Paus jenis Paus Sperma tersebut, terapung di tengah laut. Lalu ditarik oleh warga ke pesisir. Jarak terapung bangkai dari pulau tidak jauh, sekitar 200 - 300 meter,” ujarnya Selasa, 2 April 2024.
Baca juga: Suasana Paskah Kondusif, Ketua Majelis Klasis Alor Barat Laut Ucap Terima Kasih ke Polres Alor
Menurut Goro, laut Delaki di yang berada sebelah selatan Kecamatan Pantar Tengah merupakan jalur lintasan Lumba-lumba, Paus, dan binatang sejenisnya.
Penyebab kematian, lanjut Goro belum bisa dipastikan secara rinci.
“Kita tidak bisa berasumsi paus itu arahnya dari mana, kecuali kalau kita tahu penyebab kematiannya apa. Untuk tahu penyebabnya kita harus ambil beberapa potong daging Paus, dan DNA Paus tersebut lalu okita kirim ke Bali untuk diperiksa,” jelasnya.
Data yang diperoleh Goro di lapangan, Paus Sperma ini memiliki berat sekitar 6 ton dan panjang mencapai 8 meter, dengan tinggi 2,10 meter. (cr19).
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bangkai-Paus-Sperma-ditemukan-warga-di-Laut-Desa-Delaki-Alor.jpg)