Berita Sikka
55 Siswa SMA Negeri 1 Waigete Sikka ikuti Sidang Karya Tulis Ilmiah
Ia menegaskan, ada beberapa hal yang patut diperhatikan dalam menyempurnakan karya tulis siswa, sehingga bisa menjadi karya tulis yang berkualitas.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Sebanyak 55 siswa SMA Negeri Waigete di Kabupaten Sikka, NTT mengikuti sidang karya tulis ilmiah yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Waigete yang terletak di Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Selasa 2 April 2024.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Drs. Mikael Dowen Maran M,Pd, Kordinator Pengawas Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Sikka, diikuti tiga rombongan belajar (Rombel) yakni Bahasa, Alam dan Sosial akan berlangsung selama empat hari, terhitung dari Selasa 2-5 April 2024.
Hadir sebagai penguji, Agustina Dua Kuki, M.Pd, Dosen Pendidikan Kimia Unipa Maumere, Petrus Afendi S.Pd Gr, Guru SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Drs. Mikael Dowen Maran M,Pd, Kordinator Pengawas Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Sikka.
Kepala SMAN 1 Waigete, Wenslaus Mando S.Pd, M. Pd melalui Katua Panitia sidang karya tulis ilmiah Abdon Don Weris S.Pd Gr mengungkapkan kegiatan ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di sekolah tersebut.
Baca juga: SMAN 1 Waigete Sikka Ikut Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Tingkat Kabupaten
Dikatakannya, meskipun ujian KTI merupakan ujian yang pertama adakan di SMA Negeri 1 Waigete, namun ia bersyukur bahwa meskipun berada diwilayah pinggiran kota namun mampu melaksanakan ujian ini secara terbuka dan lisan.
Ia pun mengapresiasi perjuangan para siswa dan juga para guru yang senantiasa bekerja sama hingga pada tahap ini, ujian KTI dibuka secara resmi dan dilaksanakan.
Sebagai acara pembuka pelaksanaan ujian KTI pihak sekolah mendaulat siswa dari 3 jurusan yang berbeda untuk melaksanakan ujian karya tulisnya dihadapan penguji para guru dan peserta KTI.
Adu tanya jawab antara perserta ujian dan penguji berlangsung alot, bahkan keteguhan dari peserta ujian dalam mempertahankan argumennya menuai tepuk tangan dari para siswa dan guru yang hadir.
Kepala SMAN 1 Waigete, Wenslaus Mando S.Pd, M. Pd mengatakan dalam menulis sebuah karya ilmiah dibutuhkan keaslian karya, sesuai dengan teori, fakta dan konsisten.
Ia menegaskan, ada beberapa hal yang patut diperhatikan dalam menyempurnakan karya tulis siswa, sehingga bisa menjadi karya tulis yang berkualitas.
"Kita akan tetap bekerjasama dalam menyempurnakan siswa ini dan kita berharap kita semakin berkembang dan berkualitas," tegasnya. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.