Paskah 2024
Umat Paroki Waibalun Khusyuk Ikuti Jalan Salib Sambut Pekan Suci Paskah 2024
setiap tahun menjelang Paskah, ada sebuah warisan tradisi religius "Soga Bapa Deo Lodo" yang tetap lestari hingga saat ini.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Ratusan umat Paroki Santo Ignasius Waibalun, Keuskupan Larantuka, Flores Timur, tampak khusyuk dalam ibadat jalan salib pada Jumat, 22 November 2024
Jalan salib serentak oleh umat dari sejumlah Komunitas Basis Gerejani (KBG) yang tersebar dari Kelurahan Waibalun, Lewolere hingga Pantai Besar di Kecamatan Larantuka itu dimulai pukul 17.00 Wita.
Umat membuat armida untuk mentahtakan patung Yesus Kristus dan Bunda Maria, juga gambar-gambar tentang peristiwa penyaliban Yesus hingga wafat di Bukit Golgota.
Sepanjang lintasan, terdapat sejumlah pagar berbahan bambu. Pagar bagian kiri dan kanan jalan itu penuh dengan lilin yang berjejer ke armida satu ke armida berikutnya.
Baca juga: Paskah 2024, ASDP Tunda Jadwal Keberangkatan Peziarah Semana Santa
Saat matahari tenggelam total, nyala lilin warna kuning keemasan tampak menerangi umat yang berjalan sambil mendaraskan doa dan bernyanyi lagu-lagu ratapan.
Mengenang kisah sengsara Yesus lewat jalan salib jelang pekan suci Paskah tanggal 24 Maret sampai 31 Maret 2024 tak pernah dilewatkan Yohanes Marian Wain (38).
Yohanes, jalan salib kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena tak hanya berlangsung dalam kapela, tetapi keseluruhan lingkungan KBG.
"Tahun ini jalan salib terjadi di seluruh lingkungan KBG," ujarnya kepada wartawan.
Dia menuturkan, setiap tahun menjelang Paskah, ada sebuah warisan tradisi religius "Soga Bapa Deo Lodo" yang tetap lestari hingga saat ini.
Dijelaskan, "Soga Bapa Deo Lodo" secara harafiah berarti mengangkat Tuhan Allah keluar atau turun dari tempat kudus di kapela untuk diarak keliling kampung atau bahasa daerah setempat disebut "Lewo".
"Peristiwa ini terjadi pada hari Kamis Putih, dan kembali di tahtakan di dalam Kapela pada Minggu Paskah," ungkapnya.
Yohanes berharap jalan salib di lingkungan KBG tetap dipertahankan sehingga umat bisa mempersiapkan diri menyambut pekan suci Paskah dengan lebih khidmat dan damai.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.