Berita Ngada

Ketua Pengadilan Negeri Bajawa dan Jajaran Jalan Kaki Kampanye Anti Gratifikasi

Bermodalkan spanduk berukuran kurang lebih 2x3 meter yang dibawa membentang, mereka mengitari sejumlah titik ramai di Kota Bajawa.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ORIS GOTI
Ketua Pengadilan Negeri Bajawa Kelas II Theodora Usfunan, S.H.M.H., bersama jajarannya saat kampanye publik Anti Gratifikasi di Kota Bajawa, Ibu Kota Kabupaten Ngada, Senin 18 Maret 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Ketua Pengadilan Negeri Bajawa Theodora Usfunan, S.H., M.H., bersama jajarannya berjalan kaki mengkampanyekan anti gratifikasi, Senin 18 Maret 2024.

Bermodalkan spanduk berukuran kurang lebih 2x3 meter yang dibawa membentang, mereka mengitari sejumlah titik ramai di Kota Bajawa.

Pada spanduk tersebut terpampang tulisan, 'Pembangunan Zona Integritas Pengadilan Negeri Bajawa Kelas II Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, No Pungli, Suap, Gratifikasi, Kami Anti Gratifikasi, Tolak Gratifikasi'.

Kampanye publik yang dikomandoi langsung oleh Theodora Usfunan ini menyita perhatian warga Kota Bajawa, baik pedagang, pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan empat.

Selain berinteraksi dengan warga, Theodora bersama wakilnya juga terlibat membagikan dan menempelkan stiker Anti Gratifikasi pada kendaraan umum dan pribadi setelah dengan santun meminta izin kepada pengendara.

Para pengendara pun begitu antusias dengan aksi publik tersebut. Mereka mendukung komitmen yang digaungkan oleh Pengadilan Negeri Bajawa itu.

"Kami masyarakat tentunya mendukung kegiatan ini. Semoga Ngada tercinta ini bebas dari korupsi," ujar Ryan, salah satu warga.

Baca juga: Bulog Bajawa Bakal Dapat Tambahan Beras Medium 1.200 Ton

Kampanye yang berlangsung kurang lebih satu jam ini berlangsung lancar dan aman terkendali. Pihak Pengadilan Negeri Bajawa menghadirkan Satlantas Polres Ngada guna mengatur arus lalu lintas selama kampanye tersebut.

Theodora Usfunan, saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya usai kampanye publik menjelaskan, Pengadilan Negeri Bajawa meminta bantuan dan dukungan dari masyarakat dalam mewujudkan komitmen yang dikampanyekan.

"Kami meminta dukungan masyarakat Kabupaten Ngada agar masyarakat Ngada dapat membantu, mendukung Pengadilan Negeri Bajawa agar menjadi lembaga yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme," ungkapnya. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved