CPNS 2024
Honorer Terancam Gagal Ikut Seleksi CPNS 2024,14 Pemda Ini Enggan Usulkan Formasi,Termasuk Daerahmu?
Honorer Terancam Gagal Ikut Seleksi CPNS 2024,14 Pemda Ini enggan usulkan formasi, termasuk daerahmu?
POS-KUPANG.COM - Nasib Honor menjelang Seleksi CPNS dan PPPK 2024 terancam.
Ada 14 Pemda enggan mengusulkan Formasi CPNS dan PPPK 2024.
Alasannya, karena biaya pegawai sudah terlalu tinggi. Apakah diantara 14 Pemda tersebut ada Daerahmu?
Keengganan 14 Pemda mengajukan Formasi CPNS dan PPPK 2024 ini menjadi penyebab pelaksanaan Seleksi CPNS 2024 terancam kembali ditunda.
Informasi itu disampaikan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( MenPAN RB ) Abdullah Azwar Anas, Kamis 14 Maret 2024.
Baca juga: Seleksi CPNS dan PPPK 2024 Terancam Molor Gara-gara 14 Pemda Belum Usulkan Formasi,Berikut Daftarnya
Meski demikian, Abdullah Azwar Anas meminta Pemda tersebut untuk mengajukan karena khawatir akan mengganggu program pemerintah dalam penyelesaian masalah tenaga honorer.
"Jangan sampai eks THK II (tenaga honorer kategori II) jadi korban, karena dia tetap jadi prioritas," kata dia.
Abdulla Azwar Anas mengatakan, kementerian dan lembaga terkait akan meminta Pemda-Pemda tersebut untuk segera mengajukan formasi.
"Teman-teman kementerian lembaga akan jemput bola, agar di daerah segera mengusulkan formasi yang masih mungkin untuk diadakan," kata Abdullah Azwar Anas.
Abdullah Azwar Anas kemudian membeberkan alasan Pemda-pemda tersebut tidak mengajukan Formasi CPNS 2024.
Alasan paling utama, katanya, karena belanja pegawainya sudah terlalu tinggi.
Kondisi ini kata Abdullah Azwar Anas yang menyebabkan pelaksanaan Seleksi CPNS dan PPPK 2024 akan molor lagi.
Baca juga: Berikut Daftar Instansi Pusat yang Buka Lowongan untuk Lulusan SMA Sederajat pada Seleksi CPNS 2024
Berikut Daftar 14 Pemda belum usulkan Formasi CPNS 2024.
Abdullah Azwar Anas menyampaikan kabar mengejutkan.
Menurut Menpan RB tersebut pelaksanaan Seleksi CPNS dan PPPK 2024 diperkirakan akan molor lagi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.