Selasa, 19 Mei 2026

Liputan Khusus

News Analysis Ratu Wulla Mengundurkan Diri, Pengamat: Preseden Buruk 

Ia menyebut dugaan publik selalu saja terjadi, karena apa yang dilakukan yang bersangkutan bukan hal yang biasa.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/Dok.Partai Nasdem
Anggota Fraksi Nasdem DPR RI asal NTT, Ratu Wulla 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Kupang Dr. Ahmad Atang menyebut pengunduran diri Ratu Wulla menimbulkan preseden buruk. 

"Mundurnya Rambu Wulla sebagai caleg terpilih partai Nasdem dapil 2 NTT di luar kewajaran. Spekulasi publik akan memunculkan pertanyaan bahwa apa benar yang bersangkutan  berkeinginan mundur atau dimundurkan," ujar Ahmad Atang.

Ia menyebut dugaan publik selalu saja terjadi, karena apa yang dilakukan yang bersangkutan bukan hal yang biasa.

"Kesangsian publik beralasan, karena seandainya Ibu Rambu Wulla merasa tidak sanggup atau tidak nyaman menjadi anggota DPR mengapa tidak dari awal dan kenapa harus diposisi jadi baru mundur," tambah dia.

Baca juga: Lipsus - Mengundurkan Diri dari Caleg DPR RI, Ratu Wulla Bantah Ikut Pilkada SBD

Terlepas dari itu, lanjutnya, apa yang dilakukan Ratu Wulla itu hanya difahami oleh publik di panggung depan dan itu merupakan hak politik yang bersangkutan.

Dia menyebut fenomena tersebut melahirkan beberapa catatan penting.

Pertama, mundurnya Ibu Rambu sebagai caleg terpilih tidak tidak otomatis caleg perolehan suara terbanyak di bawahnya menjadi penggantinya, karena posisi ibu Rambu belum menjadi anggota DPR belum dilantik sehingga tidak berlaku pergantian antar waktu.

Kedua, apakah dengan mundurnya Ibu Rambu tersebut maka suara yang diperoleh tetap dihitung atau justru gugur bersamaan dengan sikap pengunduran sebelum penetapan.

Untuk menjelaskan hal ini tentu KPU sebagai penyelenggara yang dapat mengklarifikasinya.

Ketiga, secara etik, Ibu Rambu telah mengabaikan kepercayaan rakyat yang telah memberikan suara kepadanya. Ini merupakan preseden buruk terhadap perilaku politisi caleg yang tidak menghargai suara rakyat.

"Oleh karena itu, sebagai pertanggungjawaban moral dan politik, Ibu Rambu Wulla harus menjelaskan ke publik terkait keputusan mundur agak tidak menjadi bola liar bagi Partai NasDem dan yang bersangkutan ke depannya," pungkas Atang.

 

Bantah ikut Pilkada SBD

Sebelumnya diberitakan, Ratu Ngadu Bonu Wula, calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai NasDem nomor urut 5 daerah pemilihan (Dapil) NTT II  mengundurkan diri.

 “Pengunduran diri tersebut dilakukan setelah pleno rekapitulasi suara caleg DPR RI dari daerah pemilihan NTT 2,” jelas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Jemris Fontuna kepada Pos Kupang, Selasa (12/3) malam.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved