Jumat, 10 April 2026

Berita Sikka

Angin Kencang Rusak Tanaman Padi Siap Panen di Sikka

Tanaman padi yang siap panen ambruk dan patah akibat dihantam angin kencang. Sejumlah petani harus melakukan panen dini jika tidak ingin merugi.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
Akibat cuaca ekstrem, tanaman padi siap panen di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, rusak dihantam angin kencang, Rabu 13 Maret 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Tanaman padi siap panen di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, rusak dihantam angin kencang.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu 13 Maret 2024 tanaman padi yang siap panen ambruk dan patah akibat dihantam angin kencang. Sejumlah petani harus melakukan panen dini jika tidak ingin merugi.

Menurut Agustinus, salah satu petani di desa itu menuturkan, padi yang baru sebagian mulai berbuah juga sudah ada yang rusak karena hujan dan angin mengakibatkan tanaman padi terendam air sehingga mempengaruhi pertumbuhan padi yang akan berbuah dan batang padi pun melemah, mudah roboh terkena angin.

"Kami khawatir bila hujan terus turun, tanaman padi akan rusak dan roboh, yang otomatis tak bisa lagi berproduksi seperti normalnya petani,"ujarnya 

Ia mengatakan hujan yang begitu tinggi umumnya terjadi pada sore hingga malam hari, kala petani sudah dalam kondisi lelah dan tidak mungkin akan turun ke sawah untuk menyelamatkan tanggul air yang meluap akibat derasnya hujan.

Kata dia, tanaman padi milik masyarakat sudah banyak yang rusak akibat seringnya hujan dan angin yang turun sepanjang hari dan malam di wilayah itu.

Meski demikian, ia belum memastikan luasan padi siap panen yang rusak akibat cuaca ekstrim yang melanda wilayah Kabupaten Sikka beberapa hari terakhir ini. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved