Berita Manggarai
Sejumlah Titik di Kabupaten Manggarai Terjadi Longsor
Intensitas hujan tinggi sejak Sabtu kemarin menyebabkan terjadi tanah longsor di beberapa titik di wilayah Kabupaten Manggarai
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar
POS-KUPANG.COM, RUTENG - Intensitas hujan tinggi sejak Sabtu kemarin menyebabkan terjadi tanah longsor di beberapa titik di wilayah Kabupaten Manggarai.
Dari laporan warga yang diproleh POS-KUPANG.COM, titik-titik tanah longsor itu terjadi di wilayah Kecamatan Cibal dan Kecamatan Rahong Utara.
Yohanes Amat, Kepala Desa Perak, Kecamatan Cibal melaporkan di Desa Perak terjadi tanah longsor di enam titik pada ruas jalan Ringkas menuju Bea Mese.
Hingga kini jalur tersebut belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena tumpukan material tanah dan bongkahan batu besar menutupi badan jalan.
"Ada enam titik di wilayah kami desa perak yang terjadi tanah longsor, belum bisa dilalui kendaraan pak," ujar Yohanes, Minggu 10 Maret 2024 siang.
Kata Yohanes, tanah longsor ini terjadi tadi malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu unit rumah terancam. "Kejadian sejak tadi malam Pak, ada satu rumah yang dalam kondisi rerancam," tambahnya.
Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Manggarai untuk menurunkan alat berat membersikan material tanah longsor.
Baca juga: Cuaca Ekstrim Sebabkan Tanah Longsor di Ruas Jalan Sabuk Merah Desa Nualain Belu
"Kami masih menunggu alat berat dari PU karena tidak bisa dibersihkan dengan tenaga manusia Pak," katanya.
Longsor juga terjadi di Desa Pong Lengor, Kecamatan Rahong Utara, tepat di Golo Tebo Dusun Lujang.
Kejadian ini menyebabkan satu uni VC milik Stevanus Daryono ambruk. Sementara rumah yang mereka tinggal juga dalam kondisi terancam.
Kades Pong Lengor, Rolan Rampong, menyampaikan, penghuni rumah sudah di anjurkan untuk mengungsi di tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.
"Saya sudah menyarankan mereka untuk mengungsi sementara di rumah tetangga yang lebih aman," ucap Kades Rolan.
Kades Rolan, mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Pong Lengor, agar hindari aktiftas di titik-titik rawan tanah longsor. Sebaiknya jika rumah dalam kondisi tidak aman untuk mengungsi di rumah yang aman.
"Untuk seluruh masyarakat Pong Lengor, mengingat cuaca hujan lebat sudah beberapa hari yang terus menerus, kami mengimbau agar tetap waspada, apabila keluar dari rumah jauhi titik-titik rawan tanah longsor," ungkapnya. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.