Kamis, 23 April 2026

Berita Timor Tengah Selatan

Stok SAR pada Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan Kosong

Terkait kondisi itu kata Ria, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk pengadaan.

Penulis: Adrianus Dini | Editor: Edi Hayong
POS KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Ria Tahun. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Stok Serum Anti Rabies (SAR) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) atau Dinkes TTS kosong.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Ria Tahun, Sabtu, 9 Maret 2024.

"Untuk stok SAR sementara kita kosong. Sementara itu, untuk Var masih tersedia 6 vial," ungkapnya. 

Terkait kondisi itu kata Ria, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk pengadaan.

"Untuk pengadaan SAR ini kita minta di Provinsi karena kita tidak ada anggaran untuk membeli vaksin. Selain dari Provinsi kita juga berkoordinasi dengan kementerian kesehatan," ujarnya. 

Menurut Ria pembagian vaksin selain bagi Kabupaten TTS juga diberikan kepada beberapa kabupaten lain di NTT.

"Kita sudah minta di Dinas Kesehatan Provinsi, hanya saja sekarang pembagiannya terbagi. Sekarang mereka juga harus bagikan ke TTU, Malaka dan Belu," tandasnya. 

Terkait kapan stok SAR akan ada lagi, dikatakan Ria, pihaknya belum bisa memastikan.

Baca juga: Dinkesdukcapil NTT Sudah Distribusikan Vaksin dan Serum Anti Rabies ke 18 Kabupaten

"Untuk kapan SAR tiba, kita belum bisa pastikan, tetapi pada prinsipnya kita sudah ajukan untuk datangkan Sar. Setiap kali stok berkurang kita selalu ajukan ke Provinsi," ucapnya.

Mengingat korban yang meninggal dunia akibat virus rabies sudah mencapai 16 orang, dr. Ria meminta masyarakat Kabupaten TTS agar menerapkan langkah pencegahan.

"Yang selalu kita sampaikan yaitu kandangkan HPR dan jika terkena gigitan HPR segera mengunjungi Faskes terdekat untuk mendapat pelayanan vaksin. Dua langkah sederhana itu saya pikir penting untuk kita perhatikan bersama-sama. Kita perlu bersama-sama menekan dan mencegah penyebaran virus rabies," pungkasnya. (din)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved