Uskup Agung Kupang yang Baru

Romo Hironimus Pakaenoni Ungkap Tugas Dipercayakan Sebagai Uskup Tak Ringan

Atas jabatan baru yang diemban ini, Romo Hironimus Pakaenoni Pr mengaku tugas sebagai Uskup tidak ringan. 

|
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Umat berjubel menyalami Romo Hironimus Pakaenoni Pr setelah diumumkan secara resmi oleh Mgr. Petrus Turang Pr sebagai Uskup Agung Kupang yang baru di Gereja Paroki Sta Maria Asummta Kupang, Sabtu 9 Maret 2024 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Romo Hironimus Pakaenoni Pr telah diumumkan secara resmi menjadi Uskup Agung Kupang yang baru oleh Mgr Petrus Turang Pr di hadapan umat pada perayaan ekaristi kudus di Gereja Paroki Sta Maria Asummta Kupang, Sabtu 9 Maret 2024.

Atas jabatan baru yang diemban ini, Romo Hironimus Pakaenoni Pr mengaku tugas sebagai Uskup tidak ringan. 

Diketahui, Romo Hironimus Pakaenoni diumumkan menjadi Uskup Agung Kupang oleh Takhta Suci, Sabtu (9/3/2024) sekira pukul 12.00 waktu Roma, Vatikan atau pukul 19.00 WITA.  

"Memang senang, bahagia. Tapi dibalik itu secara diam-diam, saya, itu tugas yang tidak ringan," ucap Romo Hironimus Pakaenoni Pr usai makan malam bersama para Romo dan Mgr Petrus Turang di komplek Gereja Santa Maria Assumpta. 

Menurut dia, moto yang dia gaungkan "Gembalakan domba-dombaku", memang harus berjalan seiring. Ia berpandangan moto itu menjadi spirit agar bekerja sama. 

Dia yakin bahwa banyak orang mendukung dirinya. Kalangan klerus dan umat, kata dia, menjadi bagian yang pasti mendukung dirinya menjalankan tugas sebagai pelayan umat di lingkup Keuskupan Agung Kupang. 

Adapun fokus utamanya tertuang dalam moto yang ia sampaikan dan dikaitkan dengan 'godaan di padang gurun'. Hal itu yang menjadi visi misinya ke depan. 

"Kita berjalan bersama. Logo dan gambar yang di lingkaran. Saya minta domba itu tidak boleh ada dibelakang, jadi disamping. Jadi kita jalan bersama-sama," kata dia. 

Baca juga: Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakaenoni Merupakan Alumnus Seminari Lalian dan Ritapiret

Makna filosofi juga mengenai para domba, lanjut dia, yang tempatnya berada di padang hijau. Namun bila dibedakan dengan tiga godaan di padang gurun maka tempatnya di padang gersang. 

"Sekarang persoalannya kita mau jalan dari mana ke mana. Dari yang gersang ke padang gurun hijau atau sebaliknya. Ini menjadi tantangan untuk kita bersama," ujarnya. 

Sisi lain, Romo Hironimus Pakaenoni Pr mengaku proses untuk menjadi seorang Uskup ini cukup panjang. Sekalipun berproses dengan kerahasiaan, ia sendiri telah siap secara bathin. 

Sebelumnya dia dua kali dipanggil oleh Mgr Petrus Turang. Komunikasi itu ditegaskan tentang kesiapan agar bisa menerima tugas mulia itu.

Romo Hironimus Pakaenoni menyampaikan terima kasih kepada Paus Fransiskus, pemimpin umat Katolik di dunia. 

"Yang sudah mempercayakan saya melalui Mgr dengan menetapkan, memutuskan dan sekaligus mengangkat sebagai Uskup Agung Kupang," sambung RD Hironimus Pakaenoni. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved