Selasa, 21 April 2026

Berita Kota Kupang

Penjabat Bupati Lembata Kukuhkan Pengurus IKL Kupang 

Lembata, sebut dia, punya RS tipe C, dan kini sedang mengembangkan rumah sakit tipe D di Balauring.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
Penjabat Bupati Lembata Matheos Tan saat mengukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Lembata atau IKL Kupang dalam acara perayaan peringatan Statement 7 Maret.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Penjabat Bupati Lembata Matheos Tan mengukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Lembata atau IKL Lembata di Kupang. 

Pengukuhan berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Kupang, Jumat, 8 Maret 2024 malam dalam acara Temu Akbar keluarga Lembata di Kupang bertajuk Taan Tou untuk Lembata Hara Dien. 

Matheos Tan menyebut acara itu sangat penting dalam rangka perayaan statement 7 Maret. Dia mengatakan, acara itu sebagai upaya mengenang kembali rapat akbar 70 tahun lalu dalam mewujudkan kabupaten Lembata. 

"Saya ajak mengenang para tokoh pencetus (statement 7 Maret)," kata dia dalam sambutannya. 

Baca juga: Hari Ini, Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang Gelar Gerakan Pangan Murah

Statemen 7 Maret, lahir dengan semangat patriotisme dan semangat persatuan dan kesatuan. Ia berharap peristiwa hari ini sebagai upaya melanjutkan segala yang sudah dilakukan oleh para pendahulu sebelumnya. 

Atas nama pemerintah daerah, ia menyampaikan selamat kepada para pengurus IKL Kupang yang dilantik. Ia menyebut, kini bisa dilihat keberadaan Lembata yang kian hari terus ada perbaikan dan perubahan. 

Matheos Tan kemudian menyebut beberapa pembangunan di Lembata. Pemkab Lembata, mengalokasikan 26 persen APBD tahun 2024 untuk sektor kesehatan.

Lembata, sebut dia, punya RS tipe C, dan kini sedang mengembangkan rumah sakit tipe D di Balauring.

Untuk membantu para tenaga kesehatan, baru-baru ini Lembata mendapat bantuan satu unit mobil ambulance untuk Puskesmas Waipukang. Ia menyebut, kali ini angka stunting di Lembata juga terus urun 

Di sektor pendidikan, Lembata mengalokasikan 24 persen APBD dan meningkat 26 persen yang melampaui batas mandatori. Ada juga fasilitas pendidikan seperti 126 PAUD, maupun ratusan sekolah dasar dan menengah yang tersebar di hampir seluruh Lembata. 

Sisi lain, Pemkab Lembata juga melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di NTT untuk peningkatan sektor pendidikan maupun pengembangan sumber daya di Lembata. 

Pada bidang infrastruktur juga mengalami peningkatan. Secara keseluruhan ada 7203 KM jalan yang ada di Kabupaten Lembata. Terdapat 317 KM dalam kondisi baik dan sebagiannya dalam kondisi kurang baik dan rusak berat. Ia berharap agar para politisi asal Lembata yang lolos DPRD NTT bisa membantu proses perbaikan. 

Baca juga: Partai Gerindra Capai Suara Tertinggi DPRD Kota Kupang

Adapun beberapa layanan seperti pembuatan paspor saat ini sudah dibuka di kabupaten Lembata. Menurut dia, kerja sama Pemkab Lembata dan Imigrasi telah membuka layanan pembuatan paspor. 

"Kini Lembata sudah ada pos pembuatan paspor," sebut dia.  

Di samping itu, Matheos Tan mengaku kini penerangan dalam Kota Lewoleba, ibukota Kabupaten Lembata sudah membaik. Alokasi pemasangan lampu terus dilakukan. 

Ia menyoroti pengguna kendaraan di Lembata juga memang tidak kondusif. Ia sudah meminta aparat kepolisian untuk melakukan penertiban terhadap para pengendara yang nakal. 

Dalam kesempatan itu, Matheos Tan menyampaikan beberapa penghargaan yang diterima Lembata sejak tahun lalu. Semua 

"Semua prestasi itu merupakan capaian kita bersama (sejak dari pemimpin sebelumnya)," kata dia 

Ketua Dewan Pembina IKL Kupang Petrus Sinun Manuk mengatakan semua yang hadir di acara itu merupakan warga Lembata yang bermukim di Kota Kupang. Sekalipun berada dalam kesibukan, ia menyebut semua warga Lembata di Kupang hadir. 

"Dengan tema Lembata Hara Dien, untuk Lembata yang lebih baik," kata dia. 

Mantan Penjabat Bupati Lembata itu menyebutkan, masyarakat Lembata selalu merayakan agenda statemen 7 Maret. Kegiatan itu kemudian ditunda karena ingin ada kehadiran Penjabat Bupati Lembata. 

Agenda lainnya yang sangat dinantikan masyarakat Lembata adalah HUT otonomi yang diperingati tiap tanggal 12 Oktober. Warga Lembata di Kupang, kata dia, akan merayakan salah satu momentum penting itu.

Eks Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT itu menyebut, Ikatan Keluarga Lembata atau IKL Lembata terbentuk sejak tahun 2009. Kepemimpinan IKL kemudian diserahkan ke Abdi Keraf dengan pengurus baru yang dilantik kali ini. 

Piter Manuk meminta IKL Kupang agar terus melakukan kerja-kerja keorganisasian secara konsisten. Sebagai dewan pembina, ia berharap kolaborasi bersama IKL Kupang dan Pemkab Lembata terus berlanjut. 

Ketua IKL Lembata Abdi Keraf mengatakan, momentum pengukuhan pengurus IKL hari ini membuktikan bahwa IKL hadir dan ada untuk seluruh keluarga Lembata di Kupang.

Ia menyebut, setelah pengukuhan, pengurus IKL siap hadir membangun semangat persaudaraan di antara semua orang Lembata di Kupang. 

"Mulai hari ini dan seterusnya, panggil kami anak, panggil kami kakak, panggil kami adik, panggil kami saudara dalam setiap urusan suka dan duka. Tidak boleh urus sendiri," ujar Abdi Keraf.

Ia berharap agar ke depan, semangat persaudaraan di tengah keluarga Lembata Kupang tetap terjaga dan terpelihara dengan baik. 

"Panggil kami masuk ke dalam rumahmu. Karena kita adalah saudara," pungkas Abdi Keraf. 

Ketua Panitia Temu Akbar, Peringatan Statemen 7 Maret dan Pengukuhan Pengurus IKL Kupang Karel Botoor mengatakan, saat ini tidak ada lagi istilah Paji dan Demon.

"Tidak ada lagi Paji dan Demon, tapi yang ada adalah saudara dan reu," ujar Karel Botoor. 

Ia mengajak semua Ikatan Keluarga Lembata di Kupang untuk bersatu menyukseskan acara Temu Akbar IKL Kupang. 

"Taan tou bersama untuk Lembata hara dien. Hari ini kita konkritkan dengan secara bahu membahu menyukseskan acara temu akbar IKL Kupang," tandasnya.

Pantauan media, acara Temu Akbar, Peringatan Statement 7 Maret dan Pengukuhan Badan Pengurus IKL Kupang berlangsung meriah. Ada tarian dolo-dolo dan Beku asal Lebatukan yang dibawakan oleh mahasiswa dan mahasiswi asal Lembata di Kupang. (fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved