Pilpres 2024

Jika Gagal Jadi Presiden, Anies Baswedan Digadang-gadang Maju ke Pilkada DKI Jakarta

Jikalau gagal menjadi presiden menggantikan Joko Widodo pada Pilpres 2024 ini, Anies Baswedan akan digadang-gadang ke Pilkada DKI Jakarta

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
BERPELUANG BESAR – Anies Baswedan berpeluang besar untuk maju lagi di Pilkada DKI Jakarta tahun 2024 ini jika gagal di Pilpres 2024. 

POS-KUPANG.COM – Jikalau gagal menjadi presiden menggantikan Joko Widodo pada Pilpres 2024 ini, Anies Baswedan akan digadang-gadang untuk maju lagi di Pilkada DKI Jakarta tahun 2024 ini.

Bahkan Partai Keadilan Sejahtera kini tidak mempermasalahkan sedikit pun kalau partai tersebut  akan mengusung  kembali calon presiden tersebut pada Pilkada DKI Jakarta 2024 mendatang.

Apalagi PKS sesungguhnya memberikan dukungan secara total kepada Anies Baswedan, baik ketika maju menjadi calon gubernur di tahun 2017 silam dan menjadi calon presiden dalam Pilpres 2024 ini

Hanya saja tidak tertutup kemungkikan kalau PKS juga akan mencalonkan kadernya sendiri apabila ada figur yang punya elektabilitas tinggi dalam survey nanti.

"Kalau ada kader yang survei elektabilitasnya bagus, ya, ajukan kader. Kalau (mengusung) Anies (Baswedan) lagi juga enggak masalah. Asal belum dilantik jadi presiden,” ucap Juru Bicara PKS, Ahmad Mabruri, Senin 26 Februari 2024 malam.

Mahbruri menuturkan, hingga saat ini PKS belum menyiapkan nama-nama yang akan diusung dalam Pilgub DKI.

Menurutnya, PKS masih menjaring nama-nama tokoh yang mumpuni. "Belum siapkan nama (sosok untuk maju Pilkada DKI). Masih cari-cari," ujarnya.

Anies Punya Peluang Besar

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menyebutkan bahwa Anies Baswedan bakal maju lagi di Pilkada DKI dalam tahun 2024 ini.

Anies Baswedan bisa saja diusung oleh parpol yang kini mengusungnya di Pilpres 2024, yaitu PKS, NasDem, dan PKB.

"Jadi, Anies Baswedan berpeluang kembali ikuti kontestasi DKI Jakarta. "Partai pengusung Anies bisa saja tetap, yakni PKS, bisa juga mendapat sokongan PKB dan NasDem," ujar Dedi.

Meski demikian, Dedi menilai Anies juga bisa berisiko mendapat perlawanan seperti saat maju capres. Terlebih, saat Pilkada serentak berlangsung, Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat sebagai presiden.

Sementara itu Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang mengusung kadernya sendiri dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.

Menurut Agung, ada kemungkinan duet yang diusung PDIP, adalah Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok yang akan dipasangkan lagi dengan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot).

Kata dia PDIP juga berpeluang mengusung Tri Rismaharini - Abdullah Azwar Anas (Risma -Azwar).

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved