KKB Papua

Jukius Tabuni, Pemberani dari Kampung Yenggernok, Terlibat Aksi Perampasan Senjata Api

Nama Jukius Tabuni anggota KKB Papua kini viral di media sosial. Pasalnya, ia juga terlibat dalam sejumlah tindakan nekat yang dilakukan KKB Papua.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
WARGA YENGGERNOK – Jukius Tabuni merupakan warga Kampung Yenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak. Selama ini ia merupakan salah satu sosok yang dipercayakan merancang aksi penyerangan terhadap TNI Polri dan warga sipil lainnya. 

POS-KUPANG.COM – Nama Jukius Tabuni anggota KKB Papua kini viral di media sosial. Pasalnya, ia juga terlibat dalam sejumlah tindakan nekat yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata di daerah bergolak Papua.

Salah satunya, adalah ikut dalam insiden perampasan senjata api dari tangan aparat kepolisian yang adalah anggota Pospol KP3 Udara Polres Puncak pada Kamis 1 Februari 2024.

Saat tu Kepala Pos Polisi atau Kapospok KP3 Udara bersama dua personelnya hendak mengantarkan kendaraan roda dua milik dinas BKD dari Bandara Ilaga menuju kompleks pasar dengan   menggunakan truk. 

Saat kendaraan sedang melaju dalam kecepatan sedang, tiba-tiba ada serangan dari orang tak dikenal. Serangan itu terjadi demikian cepat.

Bak sekelebat bayangan, saat itu pelaku bergerak cepat membuka pintu truk lalu merampas senjata api yang sedang dipegang aparat keamanan.

Lantaran kaget dengan serangan mendadak tersebut, senjata api pun mudah berpindah tangan dari aparat kepolisian ke tangan anggota KKB Papua.

Dan, salah satu oknum yang terlibat dalam insiden perampasan senjata api tersebut, adalah Jukius Tabuni. Tugasnya, adalah memantau keamanan di sekitar lokasi kejadian.

"Jadi, saat kendaraan yang diincar itu tiba di lokasi kejadian, orang tak dikenal (OTK) langsung bergerak cepat, membuka pintu truk dan merampas senjata api itu," ujar Kasatgas Humas Damai Cartenz, Bayu Suseno.

Pasca insiden perampasan tersebut, prajurit TNI Polri langsung melakukan pengejaran. Namun usaha untuk mendapatka senjata api itu sia-sia. Karena Jukius Tabuni Cs bergerak lebih cepat dari pergerakan aparat keamanan.

Namun setelah ditangkap aparat keamanan, Jukius Tabuni pun tak bisa berkutik. Ia mengakui semua perbuatannya selama menjadi anggota KKB Papua.

Jukius Tabuni merupakan warga  Kampung Yenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Ia  ditangkap di Kampung Kago, Distrik Ilaga, pada Sabtu 2 Maret 2024.

Kepala Satgas Ops Damai Cartenz 2024, Kombes Pol Faizal Ramadhani membenarkan penangkapan tersebut. 

Kata Faizal, kronologi penangkapan barawal dari  dari laporan masyarakat yang menginformasi tentang keberadaan Jukius Tabuni di Kampung Kago. 

"Jadi tim Satgas Ops Damai Cartenz-2024 segera merespons dengan melakukan penangkapan saat Jukius Tabuni sedang mengendarai sepeda motor dan berhenti di depan Kios Serba Murah,"ujar Faizal, Senin 4 Februari 2024.

Sementara Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno menambahkan, Jukius Tabuni ditangkap beserta barang bukti.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved