Berita Manggarai Timur
137 Peserta Didik SMK Cinta Damai Borong Manggarai Timur Ikut UKK
maka peserta didik wajib mengikuti UKK untuk melihat kembali kemampuan-kemanpuan yang dimiliki saat mengikuti prakerin.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Sebanyak 137 orang peserta didik SMK Cinta Damai Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Pelajaran 2023/2024.
Adapun dengan rincian Akomodasi perhotelan 47 orang, Usaha Perjalanan Wisata 37, dan Tata Boga (kuliner) sebanyak 44 orang peserta didik. UKK ini berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Korwas SMA/SMK Kabupaten Manggarai Timur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Lukas Sumba, S.Fil yang berlangsung di Aula sekolah tersebut, Senin 4 Maret 2024.
Lukas Sumba dalam kesempatan itu mengatakan UKK ini bukan hanya sekedar menguji, tapi ingin melahirkan bibit unggul masa depan dengan menunjukan kompetensi yang baik sesuai keahlian masing-masing.
Baca juga: Caleg di Manggarai Timur NTT Kampanye Pakai Fasilitas Negara Dituntut 6 Bulan Penjara
Ia berharap, dengan adanya UKK ini, peserta didik mengikuti dengan baik materi yang diberikan oleh para penguji, sehingga nantinya akan siap bekerja di dunia industri pariwisata atau siap membuka lapangan pekerjaan baru.
Lukas juga menyampaikan terima kasih kepada Lembaga SMK Cinta Damai karena mendidik anak-anak generasi masa depan NTT dan Manggarai Timur dengan baik.
Ia juga meminta perhatian dari Pemda Manggarai Timur untuk memperhatikan lembaga SMK/SMA di Kabupaten. Karena menurutnya kolaborasi yang baik untuk membangun SDM bagi generasi muda di Kabupaten Manggarai Timur.
Staf Ahli Bupati Manggarai Timur yang juga sebagai Pemerhati Pariwisata Manggarai Timur, Albertus Rangkak juga dalam kesempatan itu mengatakan, pariwisata saat ini menjadi sektor yang seksi karena dilirik oleh siapa saja, sebab sektor pariwisata akan bergerak tumbuh dan berkembang terhadap sektor-sektor lainya atau multiplier effect.
Karena itu, ia meminta kepada para peserta didik yang menjalani UKK untuk mengutamakan keahlian/kemampuan, disiplin, attitude atau perilaku dan mental yang baik. Menurutnya dengan tiga hal ini peserta didik akan menjadi sukses nantinya baik bekerja di dunia industri maupun nantinya membuka lapangan pekerjaan sendiri.
Albertus juga menyampaikan terima kasih kepada Lembaga SMK Cinta Damai Borong karena sejauh ini Alumnus dari sekolah tersebut tidak pernah cacat dalam bekerja di dunia industri pariwisata, bahakan mendapatkan prestasi yang mengembirakan.
Ketua Yayasan Cinta Damai Borong Agustinus Harum, A,Md, Par, S.Pd, MM dalam kesempatan itu, menerangkan peserta didik yang mengikuti UKK ini merupakan peserta didik kelas 3 yang telah menjalani prakerin didunia usaha industri pariwisata selama 6 bulan di Labuan Bajo.
Karena telah menjalani prakerin, maka peserta didik wajib mengikuti UKK untuk melihat kembali kemampuan-kemanpuan yang dimiliki saat mengikuti prakerin.
Adapun para penghuninya yakni untuk akomodasi Perhotelan Marselinus Abur dari Hotel On the Rock Kupang, Usaha Perjalanan Wisata, Mesak Toi dari HPI NTT, kuliner dari Agape Cafe.
"Uji kompetensi ini untuk kita dapat mengetahui sejauh mana pengalaman dia selama prakerin. Peserta wajib menunjukkan kemampuan yang dimiliki kepada kita dan kepada penguji,"terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Peserta-didik-kelas-XII-SMK-Cinta-Damai-Borong-sedang-mengikuti-UKK.jpg)