Breaking News

NTT Memilih

Ende Terancam "Kehilangan Wajah" di DPRD NTT Periode 2024-2029

Dari hasil perhitungan suara sementara, caleg-caleg asal Kabupaten Ende yang tersebar di 17 partai politik memperoleh suara yang belum signifikan

|
Penulis: Ryan Nong | Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Ilustrasi berebut kursi dewan perwakilan rakyat daerah. Pada Pileg 2024, politisi asal Ende terancam tidak mendapat satu kursipun di DPRD NTT. Ende tergabung bersama Sikka, Nagekeo dan Ngada di Dapil NTT 5. 

Sementara itu, meski PKS menempati urutan kesebelas dalam perhitungan sementara dengan 7.953 suara, namun peluang PKS ke DPRD NTT sangat tipis. PDIP lebih berpeluang mengunci kursi kesebelas untuk kursi kedua mereka.    

 

Politisi Sikka dan Ngada mendominasi  

Total 11 kursi anggota DPRD NTT dari Dapil NTT 5 yang diperebutkan oleh 170 caleg, berpotensi didominasi oleh para politisi asal Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ngada.

Sementara itu, belum ada satu politisi asal Kabupaten Ende pun yang memastikan diri lolos ke Gedung DPRD NTT. Hal ini menjadi catatan untuk pemilih Kabupeten Ende yang jumlahnya mencapai 211.004 yang tersebar di 21 kecamatan dan 287 desa kelurahan. 

Pada periode sebelumnya yakni 2019-2024, dua legislator asal Kabupaten Ende berhasil duduk di kursi DPRD NTT. Keduanya, yakni Josef Gadi Djou (alm) dari partai Golkar dan Sipriyadin Pua Rake dari Gerindra.

Jumlah itu sama dengan Kabupaten Sikka yang juga mengirim dua legislator yakni Emanuel Konfildus (PDIP) dan Leonardus Lelo (Demokrat).

Sementara, Kabupaten Nagekeo mengirim empat legislator yakni Patrianus Lali Wolo (PDIP), Thomas Tiba (Golkar), Paulinus Nuwa Veto (Hanura), dan John Elpi Parera (NasDem). Sedang, Kabupaten Ngada dengan tiga legislator yakni Mercy A. Piwung (PKB), Agustinus Lobo (PAN) dan Gonzalo Muga Sada (Perindo).

Berdasarkan perolehan suara sementara Pileg 2024, Sikka dan Ngada berpotensi mengirim masing-masing empat wakilnya. Mereka terdiri dari petahana dan wajah baru.   

Dua petahana asal Ngada masih menjadi pendulang suara tertinggi di partai masing-masing yakni Angela Mercy Piwung dengan 7.607 suara (PKB) dan Gonzalo G. Muga Sada dengan 4.497 suara (Perindo).

Sementara itu, ada dua wajah baru yang berpotensi mengunci kursi yakni politisi PAN Kristoforus Loko dengan 5.926 suara dan politisi Gerindra Blandina Mamo dengan 7.635 suara. Adapun Blandina merupakan isteri Wakil Bupati Ngada Raymundus Bena yang tercatat sebagai Ketua DPC Gerindra Ngada.

Blandina berpotensi menggeser petahana Gerindra asal Ende Muhammad Supriyadin Pua Rake yang baru mengumpulkan 4.948 suara.

Adapun petahana asal Kabupaten Sikka yang berpeluang kembali mengamankan kuris DPRD NTT yakni ketua DPD Partai Demokrat NTT Leonardus Lelo yang kini mengumpulkan 4.951 suara. Selain itu, petahana lainnya yakni Petrus Berekmans Robytulus yang menjadi anggota DPRD NTT melalui mekanisme PAW telah mengumpulkan 10.959 suara.

Dua pendatang baru yang berpotensi masuk DPRD NTT adalah politisi kawakan PDI Perjuangan dan mantan Bupati Sikka, Drs. Alexander Longginus yang mengumpulkan sementara 7.146 suara dan politisi PSI Marinus Manis dengan 4.549 suara sementara.

Adapun tiga politisi asal Nagekeo yang bakal melenggang ke DPRD NTT adalah Bendahara DPD PDIP NTT Patrianus Lali Wolo dengan 14.374 suara sementara, politisi Hanura dan mantan Wakil Bupati Nagekeo Paulinus Y. Nuwa Veto dengan 7.059 suara serta Thomas Tiba, S.Ag dengan 5.627.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved