Pemilu 2024

Kelelahan, Anggota KPPS di Timor Tengah Selatan Dilarikan ke Puskesmas Batu Putih 

Secara kelembagaan pula, kami langsung membesuk teman-teman yang dirawat di Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat

Penulis: Adrianus Dini | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
Tampak Seprianto Dhida (19) salah seorang anggota KPPS di Desa Koa, Kecamatan Mollo Barat, Kabupaten Timor saat dirawat di Puskesmas Batu Putih. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Seprianto Dhida (19) salah seorang anggota KPPS di Desa Koa, Kecamatan Mollo Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan dilarikan ke UGD Puskesmas Batu Putih karena kelelahan. 

Hal itu dibenarkan Kepala Puskesmas Batu Putih, Belandina Afliana Nggadas, SST., M.Kes saat dikonfirmasi Pos Kupang, Sabtu, 17 Februari 2024.

"Pasien masuk ke UGD Puskesmas Batu Putih pada 16 Februari malam," tuturnya.

Sebelumnya kata Nggadas, pada tanggal 15 Februari sekitar jam 01.00 Wita dini hari pasien sudah merasa lemas dan sakit kepala.

Baca juga: KPU Kabupaten Timor Tengah Selatan Klaim Pemungutan Suara Pemilu 2024 Berjalan Lancar

"Meski demikian pada tanggal 16 Februari pasien tetap pergi ke TPS dan melakukan aktivitas. Pasien kemudian merasa mual, badan panas dan muntah. Saat pasien dilihat lemas, pasien langsung dilarikan ke UGD Puskesmas Batu. Mereka tiba di UGD Puskesmas Batu Putih hampir jam 24.00 Wita," ucapnya. 

Menurutnya pasien memang kelelahan dan terlambat makan. Kondisi pasien pasc dirawat sudah mulai membaik.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan dan setelah pasien beristrahat cukup, kondisinya mulai membaik. Kita berikan infus juga bagi pasien," terangnya. 

Dia menjelaskan, pasien akan beristirahat di Puskesmas Batu Putih hingga pulih.
 "Kita masih melakukan perawatan. Pasien istirahat di Puskesmas hingga pulih betul," tuturnya. 

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Timor Tengah Selatan, Andhy Bresly A. Funu menyampaikan pihaknya menaruh perhatian kepada seluruh penyelenggara pemilu mulai dari tingkat bawah yang membutuhkan perawatan medis karena kelelahan.

"KPU Kabupaten Timor Tengah Selatan merespon kondisi yang dialami penyelenggara di tingkat bawah dalam hal ini ketua dan anggota KPPS, juga teman-teman dari PPS di tingkat desa dan juga Linmas yang berperan dalam proses pemungutan, penghitungan dan perekapan surat suara di tingkat TPS yang mengalami gangguan kesehatan," ujarnya. 

Dia menyebut sampai saat ini ada 17 orang yang dirawat di Rumah Sakit dan Puskesmas. 

"Dari jumlah tersebut, 14 orang merupakan anggota KPPS, 1 orang ketua PPS, dan 2 orang Linmas. Terkait hal ini, kami dari KPU ada jaminan kesehatan bagi mereka," ungkapnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Dump Truck yang Angkut Kotak Suara Terjun ke Kali di Boentuka Timor Tengah Selatan 

"Secara kelembagaan pula, kami langsung membesuk teman-teman yang dirawat di Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat," imbuhnya. 

Dia menjelaskan, empat belas orang tersebut tersebar di Kecamatan Amanatun Utara, Kecamatan Amanatun Selatan, Kecamatan Kota Soe, Kecamatan Mollo Barat, Kecamatan Kie dan Kecamatan Kolbano.

"Saya sebagai ketua KPU sudah menyampaikan kepada teman-teman semua untuk membuat list terkait teman-teman yang sakit untuk kemudian membuat laporan berjenjang ke atas," paparnya. (din)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved