Pemilu 2024

Ganjar Unggul di Timor Leste versi Exit Poll Pilpres 2024

Hasil exit poll luar negeri yang telah beredar luas itu salah satunya dirilis oleh www.pemilumelbourne.com usai pelaksanaan pencoblosan. 

Editor: Ryan Nong
Dok.RRI
Juru bicara PPLN Dili Timor Leste Fidel Olin bersama KPPS LN saat mempersiapkan Logistik Untuk Pemungutan suara di Dili Timor Leste. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pasangan Capres Cawapres 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD disebut unggul dalam Pemilu Luar Negeri di Republik Demokratik Timor Leste ( RDTL ) berdasarkan hasil exit poll Pilpres 2024.

Hasil exit poll luar negeri yang telah beredar luas itu salah satunya dirilis oleh www.pemilumelbourne.com usai pelaksanaan pencoblosan. 

Pasangan Ganjar-Mahfud disebut unggul di Timor Leste hingga 63 persen mengungguli Prabowo-Gibran dengan 26,3 persen dan Anis-Muhaimin dengan 9,8 persen.

Baca juga: Proses Pemungutan Suara Pemilu 2024 di Timor Leste Gunakan Dua Metode

 

Adapun jadwal Pemilu 2024 luar negeri di Dili Timor Leste berlangsung pada Minggu, 11 Februari 2024, sementara pencoblosan luar negeri sudah dimulai sejak awal Februari 2024 lalu. 

 

Proses Pemilu 

Proses pemilihan di negara yang pernah menjadi bagian Indonesia tersebut menggunakan dua metode, yaitu kotak suara keliling luar negeri dan tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN).

Hal itu disampaikan oleh Juru bicara Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Dili, Timor Leste, Fidel A Olin ketika dihubungi POS-KUPANG.COM dari Atambua, Sabtu, 10 Februari 2024.

Fidel Olin menjelaskan bahwa WNI di Timor Leste mendapatkan dua jenis surat suara, yaitu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta DPR RI dapil dua Jakarta. 

Pemungutan suara bagi WNI yang berada di 12 distrik di Timor Leste menggunakan metode kotak suara keliling (KSK) yang telah berlangsung sejak 4 Februari 2024 hingga 6 Februari 2024. 

"Pemungutan suara di 12 distrik tersebut telah selesai dengan metode kotak suara keliling dan semuanya berjalan sesuai regulasi," ungkap Fidel.

Lanjutnya, sedangkan untuk WNI yang berada di Dili, pemungutan suara akan dilakukan pada 11 Februari 2024.

Ia menjelaskan bahwa jumlah DPT WNI di Timor Leste adalah sebanyak 5.833 pemilih, dengan rincian 3.624 pemilih laki-laki dan 2.209 pemilih perempuan. 

"Penghitungan suara baru kita lakukan pada 14 Februari 2024 mendatang," pungkasnya. 

 

KPU larang umumkan hasil 

Dikutip dari Kompas.com, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari, menegaskan pihak ketiga dilarang mengumumkan hasil hitung cepat (quick count) atau exit poll hasil pemungutan suara di luar negeri secara prematur.

"Pengumuman hasil hitung suara (quick count atau exit poll) hanya boleh diumumkan setelah pemungutan suara dalam negeri (wilayah Indonesia Barat/WIB) telah selesai," kata Hasyim kepada wartawan, Senin (12/2/2024).

Sebagai informasi, pemungutan suara di luar negeri memang digelar lebih dulu daripada di dalam negeri. Ada negara yang menyelenggarakannya pada 10, 11, 12, dan 13 Februari 2024.

Para pemilih di luar negeri yang menggunakan hak pilihnya melalui metode pos bahkan sudah dikirimi surat suara sejak 3 Februari 2024.

Hasyim mengungkapkan, di dalam UU Pemilu, diatur bahwa pelaksana hitung cepat hasil pemilu wajib mendaftarkan diri kepada KPU paling lambat 30 hari sebelum hari pemungutan suara.

Mereka juga wajib memberitahukan sumber dana, metodologi yang digunakan, dan hasil penghitungan cepat yang dilakukannya bukan merupakan hasil resmi penyelenggara pemilu.

Berdasarkan UU Pemilu pula, prakiraan hasil hitung cepat baru boleh diumumkan paling cepat 2 jam setelah pencoblosan di wilayah Indonesia bagian barat. Hal ini bertujuan agar hasil tersebut tidak memengaruhi pemilih yang belum menggunakan hak pilihnya.

Pelaksana hitung cepat yang tak membeberkan sumber dana, metodologi, tak mengumumkan bahwa perhitungan itu bukan hitungan resmi KPU, dapat dianggap melakukan tindak pidana pemilu. (cr23/*) 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved