Berita Alor
KCP Bulog Kalabahi Salurkan Bantuan CBP Tahap I Bagi 35.239 KPM di Alor
KCP Bulog Kalabahi salurkan bantuan cadangan beras pemerintah bagi Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Alor
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bulog Kalabahi melaunching penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) tahap I tahun 2024.
Bantuan ini didistribusikan kepada 35.239 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 18 Kecamatan, 175 desa di Kabupaten Alor.
Kepala KCP Bulog Kalabahi, Deny Prasetiawan mengatakan kegiatan ini telah berlangsung sejak tahun 2023 untjk membantu masyrakat.
“Kegiatan sudah berlangsung dari tahun 2023 yang diberikan secara bertahap. Bantuan pangan ini adalah program pemerintah, untuk membantu masyrakat dalam memenuhi kebutuhan pangan beras,” ujarnya, Rabu 7 Februari 2024 di Gudang Bulog.
Lebih lanjut Deny menjelaskan Badan Pangan Nasional (BPN) bekerjasama dengan Bulog, mendatangkan cadangan beras pemerintah untuk dibagikan ke masyarakat.
“BPN meneruskan CBP ke gudang-gudang Bulog salah satunya yang ada di Kabupaten Alor. Bantuan ini akan diberikan kepada 35.239 kepala keluarga yang ada di 18 kecamatan, 175 desa di Alor. Saat ini memang harga beras agak melonjak, karena di daerah produsen seperti Sulawesi belum ada panen. Masih menunggu panen di akhir bulan Februari atau awal Maret,” ungkapnya.
Baca juga: Stabilisasi Pasokan Harga Pangan, Bulog Kalabahi Gencar Lakukan Operasi Pasar Murah
Selain melaunching pemberian bantuan CBP tahap I, Deny juga menyampaikan saat ini Bulog memiliki beras varian Fortivit untuk pencegahan stunting.
“Kami memiliki beras Fortivit, beras khusus untuk mencegah stunting. Cocok diberikan untuk ibu hamil dan bayi, beras ini mengandung 12 vitamin dan zat besi,” kata Deny.
Sementara itu Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Alor mengatakan bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakat.
“Bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakat. Kita harus manfaatkaan bantuan ini dengan baik, karena kita tidak tahu sampai kapan bantuan ini diberikan. Selain itu Kabupaten Alor ini bukan daerah penghasil beras. Kita masih berharap pasokan beras dari Makassar dan Surabaya. Untuk itu kita juga harus berkebun,” jelasnya.
Asadama mendorong masyrakat agar memanfaatkan lahan kebun atau pekarangan yang belum diolah untuk menunjang kebutuhan pangan di rumah.
“Setelah kita terima bantuan ini, saya harap masyrakat tetap memanfaatkan lahan baik di pekarangan ataupun kebun untuk ditanami cabai, sayur-sayuran dan tanaman pangan lainnya. Kita juga berterima kasih kepada Kabulog, yang selama ini gencar melakukan operasi pasar murah. Kalau harga di pasar naik, tidsk perlu panik karena kita selalu siap untuk operasi pasar murah,” pungkasnya.
Baca juga: Adakan Pasar Murah di 16 Desa/Kelurahan Disdag dan Bulog Alor Jawab Kebutuhan Masyarakat
Usai launching, Bulog membagikan bantuan tahap I kepada KPM Kelurahan Binongko. Penyaluran ini akan dilakukan secara bertahap di desa/kelurahan dan setelah Pemilu 2024, di tanggal 15 Februari 2024 akan dilanjutkan distribusi bantuan cadangan beras pemerintah ke wilayah lainnya di Kabupaten Alor. Untuk pendistribusian CBP, KCP Bulog Kalabahi bekerjasama dengan PT. Yasa Artha Trimanunggal. (cr19).
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.