Belu Terkini
Yonarmed 12 Kostrad Resmi Gantikan Yonif 741/GN, Jaga Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur
Ia menegaskan kesiapan Yonarmed 12 untuk melanjutkan pengabdian tersebut dengan semangat profesionalisme.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Yonarmed 12 Kostrad resmi menerima tongkat estafet pengabdian dari Satgas Yonif 741/GN dalam rangka pergantian pasukan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL Sektor Timur untuk periode 2025-2026.
Serah terima markas yang berlangsung Rabu (24/9/2025) ini, menandai dimulainya tugas baru bagi 350 personel Yonarmed 12 Kostrad yang akan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah Kabupaten Belu dan Malaka.
Danyonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm. Dr. Erlan Wijatmoko, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yonif 741 atas dedikasi dan pengabdian selama satu tahun bertugas di perbatasan.
Ia menegaskan kesiapan Yonarmed 12 untuk melanjutkan pengabdian tersebut dengan semangat profesionalisme.
“Pengamanan perbatasan bukan hanya soal menjaga kedaulatan, tetapi juga bagaimana kami hadir untuk masyarakat. Kami ingin terus menjalin komunikasi dan kebersamaan dengan warga Belu dan Malaka, agar sinergi ini membuat masyarakat perbatasan semakin sejahtera,” ujar Letkol Erlan.
Baca juga: Satgas Yonif 741/GN Musnahkan Barang Hasil Penggagalan Penyelundupan di Perbatasan
Sebanyak 350 personel Yonarmed 12 Kostrad akan ditempatkan di markas komando maupun di sejumlah pos yang tersebar di wilayah Belu dan Malaka.
"Tugas ini akan jalani selama satu tahun penuh, dengan komitmen tidak hanya mengawal keamanan perbatasan tetapi juga melaksanakan program teritorial yang bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Dansatgas Yonif 741/GN, Letkol Inf. Gafur Thalib, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Belu dan Malaka atas dukungan selama satu tahun menjalankan tugas di garis perbatasan.
“Banyak hal yang kami lakukan, tetapi itu tidak mungkin berhasil tanpa dukungan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, hingga rekan-rekan media. Semua telah membantu kami sehingga bisa dinilai sukses melaksanakan tugas,” ungkap Gafur.
Ia menambahkan, pengalaman bertugas di wilayah Belu dan Malaka meninggalkan kesan mendalam bagi prajurit Yonif 741. “Rai Belu adalah tanah sahabat, tanah sejarah bagi kami. Persaudaraan yang terjalin di sini sungguh luar biasa,” imbuhnya.
Gafur pun berharap Yonarmed 12 Kostrad sebagai Satgas pengganti dapat meneruskan tugas pokok sesuai dengan komando atas dalam menjaga kedaulatan NKRI di garis terdepan perbatasan. (gus).
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Yonif-ganti-jaga-batas.jpg)