Sabtu, 11 April 2026

Kerajaan Inggris

Sumber Kerajaan Inggris Menyebut Raja Charles III Bukan Menderita Kanker Prostat

Namun, diberitakan CNN, tes yang dilakukan turut mengungkap adanya kanker dalam tubuh penguasa Kerajaan Inggris Raya ini.

|
Editor: Dion DB Putra
BBC
Upacara penobatan Raja Charles III yang melibatkan publik luas di Westminster Abbey London, Sabtu 6 Mei 2023 diakhiri dengan Raja Charles dan Ratu Camilla menyapa orang banyak dari balkon Istana Buckingham. 

POS-KUPANG.COM, LONDON-  Raja Inggris, Charles III mundur dari tugas publik selama menjalani perawatan kanker.

Sumber Kerajaan Inggris menyebut Raja Charles III bukan menderita kanker prostat.

Pada hari Senin 5 Februari 2024, Istana Buckingham mengumumkan bahwa Raja Charles (75 tahun) sebenarnya datang ke rumah sakit London untuk mengobati pembesaran prostat jinak pada bulan lalu.

Namun, diberitakan CNN, tes yang dilakukan turut mengungkap adanya kanker dalam tubuh penguasa Kerajaan Inggris Raya ini.

Sumber dari kerajaan menyebutkan, bentuk kanker yang terdeteksi bukanlah kanker prostat.

Tidak dijelaskan lebih lanjut tumor ganas apa yang berkembang pada Raja Charles III.

"Yang Mulia hari ini memulai jadwal perawatan rutin, dan selama itu beliau telah disarankan oleh dokter untuk menunda tugas-tugas yang berhubungan dengan publik," kata pihak Istana Buckingham.

Riwayat kesehatan Raja Charles III

Sebelum menjalani pengobatan prostat jinak, Raja Charles III memiliki kesehatan yang baik, meski beberapa kali mengalami cedera saat berolahraga di masa lalu.

Baca juga: Raja Charles III Dinobatkan di Westminster Abbey London dalam Upacara Sekali dalam Satu Generasi

Masalah kesehatan yang pernah diidap Charles termasuk tertular virus corona dan pingsan setelah terlempar dari kuda saat bermain polo.

Berikut riwayat kesehatan Charles selama beberapa dekade:

1. Kena Covid-19

Pada Maret 2020, Charles yang saat itu berusia 71 tahun tertular Covid-19 sebelum vaksinasi tersedia. Namun, dia hanya mengalami gejala ringan. Dikutip dari The Guardian, dia diisolasi di Birkhall, Aberdeenshire, jauh dari sang istri Camilla, yang negatif Covid-19.

Meski kehilangan indra perasa dan penciuman selama beberapa waktu, Charles tetap mengerjakan pekerjaannya di balik meja. Pada Februari 2022, Charles kembali tertular virus corona untuk kedua kalinya meski telah menerima tiga vaksinasi.

2. Jari sosis

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved