Minggu, 19 April 2026

Kerajaan Inggris

Raja Charles Batalkan Agenda Publiknya karena Kesehatan Memburuk

Berbeda dengan tradisi keluarga kerajaan yang selama ini tertutup dalam hal kesehatan, Charles memilih untuk terbuka mengenai diagnosis kankernya.

Editor: Dion DB Putra
THE ROYAL FAMILY
KESEHATAN MEMBURUK - Foto penguasa Inggris, Raja Charles III sebelum didiagnosis mengidap kanker. Raja Charles III membatalkan agenda publiknya pada Kamis (27/3/2025) karena kondisi kesehatan memburuk. 

POS-KUPANG.COM, LONDON - Raja Charles III membatalkan seluruh agenda publiknya pada Kamis (27/3/2205) karena esehatannya memburuk.

Kesehatan Raja Inggris itu mendadak memburuk akibat efek samping dari pengobatan kanker yang dijalaninya. 

"Setelah menjalani pengobatan kanker yang telah dijadwalkan pagi ini, Raja mengalami efek samping sementara yang mengharuskannya menjalani observasi singkat di rumah sakit," demikian pernyataan resmi Istana Buckingham

Istana juga mengonfirmasi Raja Charles III yang kini berusia 78 tahun, telah kembali ke kediamannya di Clarence House dan akan membatalkan semua agenda resmi pada Jumat (28/3/2025).

Hal ini sebagai langkah pencegahan atas saran tim medis.   Raja Charles III dijadwalkan menerima surat kepercayaan dari tiga duta besar asing pada Kamis, serta menghadiri empat acara resmi di Birmingham pada Jumat.   

Dalam pernyataan terbaru, istana menambahkan  Raja Charles ingin menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang mungkin merasa kecewa atau terganggu akibat pembatalan agenda ini.   

Raja Charles Terbuka 

Berbeda dengan tradisi keluarga kerajaan yang selama ini tertutup dalam hal kesehatan, Charles memilih untuk terbuka mengenai diagnosis kankernya pada Februari 2024.
 
Namun, istana tidak pernah mengungkap jenis kanker yang dideritanya. Mereka hanya menyatakan pengobatan akan terus berlangsung hingga tahun 2025.   

Meski didiagnosis kanker, Charles tetap aktif menjalankan tugasnya sebagai kepala negara. 

Ia kembali bekerja hanya dua setengah bulan setelah diagnosis dan perlahan meningkatkan intensitas kegiatannya sepanjang tahun 2024.   

Ia bahkan melakukan beberapa perjalanan luar negeri, termasuk ke Australia dan Samoa.  

Walaupun agenda dalam negeri ditunda, kunjungan Charles dan Ratu Camilla ke Italia pada awal April masih akan berjalan sesuai rencana. 

Namun, jadwal pertemuan dengan Paus Fransiskus di Vatikan telah ditunda atas saran tim medis Paus.  

Selain Charles, isu kesehatan juga melanda keluarga kerajaan Inggris lainnya. 

Catherine, yang merupakan istri dari Pangeran William, putra sulung Raja Charles, mengumumkan bahwa dirinya telah menjalani perawatan kanker pada Januari 2024.   

Namun, dalam pernyataan terbarunya, Catherine menyatakan bahwa dirinya kini dalam tahap remisi dan mulai pulih dari penyakitnya. 

Sumber: Kompas.com

Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News 

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved