Kamis, 14 Mei 2026

Mes Guru di Malaka Rusak

Kepala Desa Barene Malaka Ingatkan Warganya Waspada Angin Kencang

akibat angin kencang atau angin dengan kecepatan tinggi ini menerpa salah satu bangunan rumah tinggal guru sementara atau mes guru SMA Negeri Halioan

Tayang:
Penulis: Novianus L.Berek | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Ilustrasi angin kencang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN - Kepala Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Elisabet Bessie S.Pd mengingatkan warganya untuk waspada Cuaca Ekstrem yakni angin kencang atau angin dengan kecepatan tinggi di wilayah tersebut. 

Pasalnya, wilayah Desa Barene dan sekitarnya mengalami Cuaca Ekstrem yakni angin kencang atau angin dengan kecepatan tinggi berpotensi terjadinya pohon tumbang dan bangunan rumah rusak berat. 

"Kepada warga desa agar berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Waspada terhadap angin kencang beberapa Minggu terakhir ini dan cuaca ekstrim tersebut sudah diingatkan BMKG," kata Kepala Barene, Elisabet Bessie saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Minggu 28 Januari 2024. 

Sebagai contoh, kata Elisabet, akibat angin kencang atau angin dengan kecepatan tinggi ini menerpa salah satu bangunan rumah tinggal guru sementara atau mes guru SMA Negeri Halioan hinga rusak berat. 

"Saya telah mendapatkan laporan dari Ibu Kepala Sekolah SMA Negeri Halioan, Sisilia Simande Mea bahwa bangunan mes guru milik mereka rusak berat akibat diterpa angin kencang  beberapa waktu yang lalu," sebut Elisabet. 

Terhadap kerusakan mes guru itu, pihaknya akan menindaklanjuti dengan cara membuat laporan kepada BPBD Kabupaten Malaka dan Dinas Sosial Kabupaten Malaka

"Membuat laporan ke BPBD Kabupaten Malaka dan Dinas Sosial Kabupaten Malaka ini penting agar selain ada perhatian dari desa juga bisa ada perhatian dari Dinas dan Badan yang dimaksud," paparnya. 

Elisabet Bessie imbau, kepada anak-anak sekolah yang berada di wilayahnya diminta untuk diantar sama orang tua. Memastikan bahwa anak-anak tiba di sekolah dengan keadaan selamat dan baik. 

"Pohon-pohon yang tinggi sepanjang jalan kalau bisa dipangkas sebagai bentuk antisipasi, kuatirnya pada saat angin kencang berpotensi pohon tumbang menimpa pelintas jalan di wilayah tersebut," tandasnya. (nbs)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved