Berita Lembata
Sekolah Adat, Ruang Kolaborasi Lestarikan Nilai Hidup Orang Lamalera
diterbitkan 7 modul panduan sekolah adat Lamalera yang disusun oleh LSM Barakat bersama Dinas Pendidikan Lembata.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
Di samping itu, selain platform Ruang Kolaborasi, ada juga program-program pemberdayaan masyarakat lewat pelatihan olahan sisa-sisa kain tenun menjadi produk bernilai ekonomis tinggi, seperti tas, topi, sandal, dompet, jepit rambut, manik-manik, dan kalung.
“Ke depan, mereka akan dilatih terkait pemasaran dan kemasan produk sehingga meningkatkan daya tarik,” urai Yulius.
Andy F Noya menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi kunci untuk pengembangan potensi Lamalera. Diperlukan keterbukaan dari masyarakat sekitar untuk menerima ajakan kolaborasi tersebut.
“Pertamina bersama BenihBaik.Com telah memulai langkah baik untuk mengembangkan potensi desa ini dan diterima baik. Nantinya, ketika program menunjukkan keberhasilan dan dampak positif bagi masyarakat, saya yakin banyak perusahaan akan tertarik untuk mengembangkan,” papar presenter kondang yang terkenal lewat program Kick Andy ini.
Tujuan mulia ini menurutnya dapat terwujud kalau masyarakat membuka diri. Sebab, bantuan dan kolaborasi akan meningkatkan taraf kehidupan lewat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pembangunan sekolah adat melalui Ruang Kolaborasi diterima oleh Ketua Lembaga Adat Lamalera Gaspas Dile dan Pastor Paroki St Petrus Paulus Lamalera Arnoldus Guna Koten, Pr.
“Kami secara lembaga Levo Lamalera menerima semua rancangan program Ruang Kolaborasi yang berhubungan dengan pembentukan karakter generasi berikutnya yang erat dengan nilai-nilai budaya dan adat Lamalera. Kami mendukung proses ke depannya yang terpenting sesuai dengan niat, kejujuran, dan ketulusan untuk membangun Lamalera,” ungkap Gaspas.
“Pohon baik menghasilkan buah baik, pohon jahat menghasilkan buah buruk. Kami menerima niat dan upaya yang dibawa oleh Pertamina dan BenihBaik.Com lewat Ruang Kolaborasi. Sebab, ini dibutuhkan agar cerita tentang Lamalera tidak boleh tutup, tidak hanya menjadi cerita masa lalu,” pesan Romo Arnoldus.
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Andy-F-Noya-berpose-bersama-warga-di-Pantai-Lamalera.jpg)