Breaking News

Pilpres 2024

Ini Hasil Terbaru Jajak Pendapat 5 Lembaga Survei Jelang Debat Cawapres 21 Januari 2024

Sebelum debat cawapres Minggu 21 Januari 2024 sejumlah lembaga survei ternyata telah menggelar survei tentang besar kecilnya peluang pilpres 1 putaran

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
HASIL SURVEI TERBARU – Berdasarkan hasil survei terbaru, Prabowo-Gibran masih bertengger di posisi teratas, jauh mengungguli dua paslon lainnya. Meski demikian elektabilitas pasangan tersebut masih berada di bawah 50 persen. 

- Sulawesi Utara

- Sulawesi Selatan

Sehingga total sample sebanyak 4.560 responden.

Dengan asumsi metode stratified random sampling, ukuran sampel basis 4560 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar kurang lebih 2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Kemudian responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

4. Hasil Survei Ipsos

Lembaga riset internasional Ipsos Public Affairs merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres pada Rabu 10 Januari 2024.

Survei diketahui dilakukan pada periode 27 Desember 2023-5 Januari 2024.

·         Prabowo-Gibran: 48,05 persen

·         Anies-Cak Imin: 22,80 persen

·         Ganjar-Mahfud: 18,35 persen

Totalnya ada 2.000 responden yang tersebar di 34 provinsi yang diikutkan dalam survei ini.

Responden yang belum menentukan pilihan berada di angka 11,80 persen.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan menggunakan aplikasi Ipsos Ifield yang merupakan system Computer-Assisted Personal Interviews (CAPI).

Sampel diambil dengan teknik multi stage random sampling.

Margin of error survei ini kurang lebih 2,19 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

5. Hasil Survei Median

Media Survei Nasional (Median) melakukan survei pada 23 Desember 2023-1 Januari 2024 terhadap 1.500 responden dari berbagai wilayah, Senin 8 Januari 2024.

·         Prabowo-Gibran: 43,1 persen

·         Anies-Cak Imin: 26,8 persen

·         Ganjar-Mahfud: 20,1 persen suara

Survei Median menyasar 1.500 responden dari berbagai wilayah.

Sampel responden dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender.

Survei ini memiliki margin of error sebesar kurang lebih 2,53 persen, jajak pendapat berada pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Tak Mungkin Satu Putaran

Pilpres 2024 diramalkan tak akan mungkin berlangsung dalam satu putaran. Pasalnya, sampai saat ini tak satu pun pasangan calon yang berhasil mencatatkan elektabilitasnya di atas 50 persen.

Bahkan pasangan calon Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka yang selama ini unggul atas elektabilitas pasangan calon yang lain, sampai sekarang ini elektabilitasnya belum sampai ke angka 50 persen.

Padahal suburnya elektabilitas pasangan calon yang diusung Koalisi Indonesia Maju tersebut, sudah meningkat drastis sejak akhir tahun 2023 lalu. Namun sampai sekarang masih berada di bawah 50 persen.

Berdasarkan fakta tersebut, sehingga Lembaga Survei Charta Politika Indonesia pun meramalkan bahwa sulit rasanya Pilpres 2024 akan berlangsun dalam satu putaran.

Prediksi tersebut disampaikan Ketua Peneliti Charta Politika, Nahrudin, melalui keterangan tertulis hasil survei Charta Politika Indonesia, Minggu 21 Januari 2024.

Dikatakannya, selama ini Lembaga Survei Charta Politika Indonesia, merekam mandeknya elektabilitas pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 2, yakni Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka sejak awal Januari 2024.

Bahwa hasil survei terbaru Charta Politika periode edisi Januari 2024, angka elektabilitas Prabowo-Gibran anjlok dibandingkan periode Desember 2023.

Elektabilitas pasangan ini hanya sampai pada 42,2 persen atau tak sampai 50 persen. Sementara elektabilitas Prabowo-Gibran pada Desember lalu sempat berada di angka 43,8 persen.

Bahkan ketika sudah mendekati hari H Pilpres 2024 yakni pada Pemilu 2024 mendatang, elektabilitas pasangan ini juga masih bertahan pada angka ini.

"Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming (42,2 persen) menjadi pilihan tertinggi responden pada pertanyaan tertutup. Atau di atas Ganjar Pranowo - Mahfud MD (28, persen) dan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (26,7 persen)" katanya.

Mandeknya elektabilitas pasangan calon nomor urut 2 tersebut, lanjut Nahrudin, mengindikasikan bahwa  penyelenggaraan  Pilpres 2024 satu sulit putaran.

Bahwa sebanyak lebih dari 70 persen responden mengaku sudah mantap hatinya akan memilih paslon pilihannya pada saat hari H Pilpres 2024, yakni 14 Februari 2024 mendatang.

Tingkat undecided voters (pemilih yang belum menentukan pilihannya) juga sudah terbilang rendah, yakni berada di bawah 5 persen. Sementara sisanya masih belum teguh atas pilihannya.

"Sebanyak 75,7 persen responden menyatakan sudah mantap dengan pilihannya saat ini" katanya.

Charta Politika melakukan survei pada kurun 4-11 Januari 2024 lalu.

Menyasar masyarakat Indonesia dengan usia 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih dan dengan jumlah sampel 1.220 responden.

Baca juga: Anies-Muhaimin Bakal Menang di Jakarta dan Banten, Begini Hasil Survei Terbaru di Tanah Air

Baca juga: Agak Sulit Pilpres 2024 Satu Putaran, Nahrudin Beberkan Fakta Elektabilitas Prabowo-Gibran

Wawancara dilakukan lewat tatap muka (face to face interview) menggunakan metode sampling multistage random sampling.

Tingkat kesalahan hasil survei atau margin of error dipatok sebesar 2.82 persen persen dengan quality control 20 persen dari total sampel. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved