Pilpres 2024

Jelang Debat Cawapres, Gibran Fokus Agraria, Mahfud MD Siapkan Transisi Energi Berkeadilan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bakal menggelar debat kedua cawapres ( calon wakil presiden ) yang bakal berlangsung pada Minggu (21/1/2024).

Editor: Alfons Nedabang
TANGKAPAN LAYAR
Calon wakil presiden, Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD saat Debat Cawapres pertama di JCC Jakarta. 

Isu semen Rembang dan Wadas itu juga menjadi topik pembahasan Ganjar saat berbincang dengan Generasi Perintis kemarin.

Dalam diskusinya, Ganjar mengatakan, kasus Semen Rembang dan Wadas memang salah satu problem lingkungan.

Dia mengakui sosialisasi masyarakat sangat kurang pada proyek itu.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini kembali menekankan bahwa Wadas itu adalah proyek strategis nasional bukan proyek Pemprov.

"Tapi yang harus orang tahu, itu bukan proyek saya. Itu proyek strategis nasional."

Baca juga: Debat Capres Ketiga: Indonesia Butuh Sistem Pertahanan yang Kuat untuk Menjaga Kekayaan

"Tapi karena saya Gubernur Jateng saat itu, saya tanggungjawab dan selesaikan semuanya. Karena saya diajari orang tua tidak boleh lari dari tanggung jawab," tegasnya.

Ganjar menyadari proyek Wadas kemudian berdampak padanya.

Namun dia mengaku tak gentar menjalankan amanahnya sebagai Gubernur Jawa Tengah saat itu.

"Tapi saya tidak peduli, ini tanggungjawab saya sebagai pemimpin. Maka saya ambil dan saya selesaikan," tandasnya.

Lebih lanjut, Ganjar kemudian bercerita pihaknya pernah menolak sejumlah proyek di provinsi itu karena tidak memenuhi syarat lingkungan. Yakni menolak pembangunan pabrik semen di Kebumen, Pati dan Grobogan.

Dia juga mengaku pernah menolak penambangan emas di Wonogiri.

"Padahal itu proyek strategis nasional lho, bukan proyek saya."

"Dan tidak banyak yang tahu, kalau saya tiga kali menolak penambangan di Jateng. Ya berita soal saya menolak tambang kan memang tidak menarik, yang menarik yang terjadi konflik," ucapnya.

Sedangkan, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menegaskan upaya transisi energi berkeadilan akan menjadi fokus dari pasangan capres-cawapres nomor urut 3, dalam menjawab tantangan masa depan bangsa Indonesia dari sektor energi.

Bahkan kata Sekretaris Eksekutif TPN Ganjar-Mahfud, Heru Dewanto, pembahasan terkait dengan transisi energi berkeadilan ini akan menjadi topik utama yang dibawakan Mahfud MD dalam debat cawapres kedua.

Baca juga: FAKTA! Usai Debat Capres, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Makin Mesra, Muhaimin Bocorkan Ini

"Kalau di bidang energi ya kita akan menyampaikan transisi energi yang direncanakan pak Mahfud dan mas Ganjar itu adalah transisi energi yang berkeadilan," kata Heru.

Adapun transisi energi berkeadilan yang dimaksud yakni dalam penerapannya nanti, dengan menyertakan peran dari masyarakat secara luas.

Tak hanya itu, para pegiat energi bisa lebih terbuka dalam mengambil andil atau peluang membangun usaha.

Dalam artian tidak hanya segelintir sektor pengusaha saja yang bisa bermain, melainkan juga banyak kalangan.

Karena kata dia, ke depan akan banyak teknologi yang dihasilkan bukan lagi dari batu bara sebagai penghasil listriknya.

"Nah sekarang setelah adanya teknologi-teknologi yang terkait dengan solar panel dan juga wind angin, dengan mega watt atau kilo watt yang lebih kecil itu memungkinkan pemain-pemain yang lebih kecil yang lebih banyak berpartisipasi dalam transisi energi itu yang dimaksud dengan keadilan yang kita harapkan," kata dia.

Dengan begitu, dirinya berkesimpulan kalau transisi energi berkeadilan yang akan diterapkan oleh pasangan Ganjar-Mahfud bukanlah semata untuk membuat apa yang sedang dilakukan banyak negara di dunia.

Melainkan kata dia, ada target perkembangan ekonomi yang dicanangkan oleh pasangan Ganjar-Mahfud dalam program besar tersebut.

"Karena itu lah maka transisi energi di mata pak Ganjar dan pak Mahfud adalah transisi energi yang merupakan bagian dari pembangunan ekonomi jadi bukan semata-mata proyek transisi energi ya, karena seluruh dunia sedang melakukan transisi energi sehingga kita harus melaksanakan transisi energi, tetapi transisi energi adalah bagian dari upaya kita untuk membangun perekonomian," tegas Heru.

Saat disinggung soal kesiapan Mahfud MD dalam debat cawapres kedua ini, Heru menegaskan bahwa Menko Polhukam RI itu sudah siap.

Kata dia, sejauh ini Mahfud sudah mendengar beragam aspirasi dari masyarakat Indonesia dengan cara mendatangi berbagai daerah.

"Kemudian secara umum tim juga mempersiapkan sejumlah masukan kepada pak Mahfud ya tapi pak Mahfud ya tetap keliling dalam kampanye nya nanti pada saat terakhir kita akan bahas lagi secara lebih detail," pungkasnya. (tribun network/yuda)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved