Jumat, 1 Mei 2026

Berita Alor

Sejumlah SPAM di Alor Mubazir, Penjabat Bupati Alor Janji Segera Perbaiki

Terkait kondisi ini Libing telah memerintahkan Dinas PUPR, lurah dan kepala desa untuk mendata kerusakan dan segera diperbaiki.

Tayang:
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROSALIA ANDRELA
ANTRI AIR - Masyarakat Otvai saat mengantri air bersih bantuan BPBD Alor saat musim kemarau beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela 

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Sejumlah Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) yang dibangun di Desa Kopidil, Desa Otvai dan Kelurahan Adang, Kabupaten Alor dinilai mubazir. 

Pasalnya SPAM bernilai miliaran rupiah tersebut, tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan ketersediaan air bersih.

Kepada POS-KUPANG.COM, Anwar adalah seorang warga Adang mengungkapkan SPAM yang dibangun di wilayahnya, bukan hanya dipakai oleh warga sekitar SPAM namun hingga ke wilayah Kokar dekat pesisir pantai.

“SPAM yang dibangun di kelurahan kami sudah lama tidak berfungsi. Kami tidak tahu penyebabnya yang pasti kami tetap kekurangan pasokan air bersih, terutama di saat musim kemarau,” ujarnya Selasa, 16 Januari 2024.

Baca juga: Kapolres Alor Periksa Senpi Personel

Selain itu lanjut Anwar, Air ini juga dipakai oleh masyarakat yang bermukim di wilayah Adang dan sekitarnya hingga ke pesisir pantai.

“Air yang dialirkan SPAM ini bukan hanya dipakai oleh warga kelurahan Adang tetapi juga warga Kokar yang bermukim di sekitar pesisir pantai, Kecamatan Alor Barat Laut yang jauh dari lokasi SPAM. Kami di sini saja sudah kekurangan bagaimana dengan mereka di pesisir,” ungkapnya.

Anwar menyayangkan proyek yang diketahui bernilai Rp. 1,3 Miliar itu tidak berfungsi, dan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Proyek ini nilainya miliaran tetapi tidak membantu kami masyarakat. Terpaksa musim hujan kami tadah air hujan, atau ambil air di kampung tetangga. Kami berharap, pemerintah memperhatikan hal ini dan menolong masyarakat yang kekurangan pasokan air bersih,” harap Anwar.

Menanggapi hal ini, Penjabat Bupati Alor Dr. Drs. Zeth Soni Libing yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan dirinya telah mengambil langkah memeriksa SPAM tersebut.

“Saya sudah dapat laporan dari masyarakat terkait SPAM yang tidak berfungsi ini. Saya sudah cek pengerjaan dan kondisi SPAM baik di Kopidil, Otvai dan Adang. Ternyata ada bak yang pecah sehingga air tidak mengalir,” ujarnya.

Terkait kondisi ini Libing telah memerintahkan Dinas PUPR, lurah dan kepala desa untuk mendata kerusakan dan segera diperbaiki.

Baca juga: Saksikan Fenomena Air Laut Dingin, DPRD Alor Sebut Perlu Ada Pengembangan Potensi Wisata

“Saya sudah beritahu kepala desa kita akan perbaiki. Terkadang ada pipa mereka kasih patah di tengah jalan, ini juga yang membuat air ini tidak tersalur ke masyarakat. Memang ini menjadi perhatian kita semua karena SPAM ini nilainya 1 Miliar lebih, dan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAU),” jelasnya.

Libing menambahkan secara administrasi, perbaikan ini harusnya dianggarkan di tahun yang akan datang. Namun karena saat ini masyarakat sangat membutuhkan fasilitas ini, dirinya tidak menunda mengambil keputusan.

“Secara ada administrasi kerusakan ini kita anggarkan perbaikan di tahun yang akan. Tetapi masyarakat tidak mungkin menunggu sampai tahun depan, ini berkaitan dengan hidup orang banyak. Karena itu dengan kewenangan yang saya punya, saya putuskan lakukan perbaikan sesegera mungkin,” tegasnya.

Libing juga berjanji, dalam waktu dekat akan ada mesin yang didatangkan untuk membantu menyalurkan air bersih di wilayah Kopidil. Dia juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan kerusakan fasilitas umum (cr19).

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved