Senin, 13 April 2026

Berita Manggarai Barat

Perjuangan Ahyar Abadi, Putra Daerah Pulau Messah Mengisi Keterwakilan Warga Pesisir di DPRD

Ahyar Abadi lahir dan besar di Pulau Messah yang masuk dalam kawasan wisata premium Taman Nasional Komodo dan dihuni kurang lebih 2.174 jiwa. 

Penulis: Engelbertus Aprianus | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-Ahyar Abadi
Ahyar Abadi caleg DPRD Kabupaten Manggarai Barat nomor urut 12, dapil Manggarai Barat (Mabar) 1. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Ahyar Abadi, calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Manggarai, merupakan pria asal Pulau Messah, Kecamatan Komodo, yang merupakan pulau kecil yang terselip di tengah keindahan pesona alam Labuan Bajo.

Ahyar Abadi lahir dan besar di Pulau Messah yang masuk dalam kawasan wisata premium Taman Nasional Komodo dan dihuni kurang lebih 2.174 jiwa. 

Pria kelahiran 2 Desember 1985 ini tahu betul berbagai persoalan yang selama ini membelenggu masyarakat Pulau Messah yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, mulai dari minimnya fasilitas kesehatan, akses pendidikan dan berbagai persoalan sosial lainnya.

Ahyar sebelumnya pernah maju sebagai caleg DPRD Manggarai Barat di Pemilu 2019, namun nasib baik belum berpihak padanya. Di Pemilu 2024, Ahyar kembali mencoba, tekadnya masih sama yakni ingin meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir.

Ia juga berharap ada keterwakilan masyarakat pesisir di kursi DPRD Kabupaten Manggarai Barat yang sejauh ini masih minim. Dia ingin jeritan warga pesisir tersampaikan.

"Keterwakilan masyarakat pesisir dan kepulauan belum maksimal, bayangkan pemilih di pulau itu kurang lebih ada 12.000, tidak ada satupun perwakilan yang duduk di DPRD, siap yang mau dengar jeritan nelayan, dan persoalan warga lainnya?," kata Ahyar, Selasa 16 Januari 2024.

Ahyar akhir-akhir ini banyak berkeliling mendengar suara masyarakat. Ahyar gerilya dari pulau ke pulau, meski mobilisasi dari satu pulau ke pulau lain penuh perjuangan. Bagiannya itu menjadi tantangan tersendiri.

Ahyar maju melalui daerah pemilihan (dapil) Manggarai Barat 1 meliputi Kecamatan Komodo, Mbeliling, Sano Nggoang dan Kecamatan Boleng. Dapil 1 konon disebut sebagai dapil 'neraka'. Kondisi geografis wilayah yang berjauhan membuat pendekatan dalam kampanye menjadi menantang.

Kendati demikian, pria yang juga menjabat sebagai ketua Asosiasi Kapal Wisata atau Askawi Labuan Bajo itu mengatakan, kampanye dengan tatap muka masih menjadi andalan untuk meraih suara.

Baca juga: Instruksi Kuningkan NTT Menggema dari Labuan Bajo, Airlanga Yakin Karena Ada Tanda Alam

Caleg nomor urut 12 itu mengaku banyak berstrategi biar selalu ada di benak warga, apalagi hari pencoblosan kian dekat.

Mantan Aktivis HMI Kupang ini berkomitmen jika kelak terpilih, akan fokus memperjuangkan ketersediaan lapangan kerja, melalui kebijakan-kebijakan proaktif yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat baik yang ada di pesisir maupun kepulauan.

"Selain itu kesejahteraan nelayan, petani dan pelaku wisata akan Ikut saya perjuangkan. Kesejahteraan bagi masyarakat nelayan, petani, maupun pelaku wisata," ungkapnya.

Ahyar Abadi juga akan mendorong pengembangan UMKM lokal untuk ikut andil dan proaktif dalam mendukung pengembangan dan kemajuan UMKM lokal yang ada di Manggarai Barat.

"Saya juga akan fokus agar Pemkab memperhatikan masalah kesehatan masyarakat. Kesehatan menjadi poin penting bagi masyarakat baik yang ada di pesisir, pegunungan, maupun yang ada kepulauan. Pengadaan ambulans di desa dan ambulans laut untuk kepulauan tentu menjadi hal prioritas yang patut diperjuangkan," urainya.

Baca juga: Airlangga Hartarto Tepis Penyaluran Bantuan Pangan di Labuan Bajo Bermuatan Politis

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved