Pilpres 2024
Fahri Hamzah Ejek Capres Anies Baswedan: Orang Marah Kok Diajak Rasional, Ya Susah!
Fahri Hamzah Wakil Ketua Partai Gelora merasa geli kalau Anies Baswedan merasa tidak nyaman jikalau ada orang yang marah. Orang marah diminta rasional
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Fahri Hamzah, Wakil Ketua Partai Gelora, merasa geli kalau Anies Baswedan merasa tidak nyaman jikalau ada orang yang marah. Bahkan orang marah diminta untuk rasional.
Fahri Hamzah mengatakan itu ketika menjadi narasumber dalam acara Ngobrol Pilpres di Bandar Lampung, Jumat 12 Januari 2024 malam.
Dia mengatakan bahwa saat ini pemilih capres lain selain Prabowo Subianto adalah "orang yang marah".
"Orang marah itu sedikit, Pak. Tapi ramai, berisik. Bapak lihat di Tiktok, Instagram, dilihat ada orang marah dianggap semuanya marah," tambahnya.
Fahri Hamzah mengatakan itu ketika ditanya apa alasan TKN sangat yakin Pilpres 2024 akan berlangsung satu putaran dengan kemenangan diraih pasangan Prabowo-Gibran.
"Saya tidak bisa berpikir apa alasan orang memilih calon lain. Tapi akhirnya ketemu satu alasannya, (mereka) marah.
Orang marah malah diajak rasional, ya susah," katanya.
Dia menambahkan, menang satu putaran juga ditargetkan di Provinsi Lampung. Mengapa? Karena posisi Lampung sangat seksi.
"Di Jawa itu, Jawa Tengah, di Sumatera itu, Lampung. Kalau Lampung bisa (menang) satu putaran, maka selesai," ujar Fahri.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Partai Gelora Fahri Hamzah menceritakan momen "merangkulnya" Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi.
Menurut Fahri, keduanya disatukan dengan semangat rekonsiliasi saat rakyat Indonesia terbelah di Pemilu 2014 dan 2019.
Hasto Sebut Prabowo Orangnya Emosional
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa capres Prabowo Subianto orangnya emosional. Ia pun mempertanyakan, bagaimana bisa jadi pemimpin yang baik, kalau memiliki sifat seperti itu.
"Saya sependapat bahwa keputusan bangsa dan negara ini harus diambil dengan jernih. Kalau dalam debat saja sudah emosi, lalu kebawa-bawa setelah debat dengan mengatakan goblok, tolol, bagaimana bisa menjadi pemimpin yang baik?" kata Hasto kepada awak media di Jakarta Selatan, Jumat 12 Januari 2024.
Kemudian Hasto menyebutkan jangan karena kalah di debat kemudian menciptakan iklim emosi. Meski begitu ia mengungkapkan kalau pihaknya bisa memaklumi hal tersebut.
"Karena tema pertahanan itu seharusnya Pak Prabowo yang memimpin. Tetapi ternyata justru Pak Ganjar yang mampu mengambil alih pembahasan tema strategis tentang pertahanan, keamanan, geopolitik dan hubungan luat negeri," sambungnya.
Menurut Hasto penampilan Prabowo tak hanya disalip Ganjar saat berdebat. Capres nomor urut 1, Anies Baswedan juga mengungguli Prabowo Subianto.
"Padahal itu teman-teman yang sehari-hari menjadi kompetensi dari Pak Prabowo," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto kembali berucap kata 'Goblok' saat menyindir politikus pinter teori, akan tetapi kerap mengungkap data yang keliru.
Sindiran itu disampaikan Prabowo saat menemui ribuan relawan dalam lawatan kampanyenya di Gedung Balai Puntar, Bengkulu pada Kamis 11 Januari 2024.
Mulanya, Prabowo berbicara bahwasanya ia sudah banyak mendapatkan masukan untuk berhati-hati dalam berbicara dan tidak terpancing emosi. Ia pun menolak masukan itu karena ucapannya selalu apa adanya.
"Ada yang juga ngomong ke saya Pak Prabowo hati-hati bicaranya harus hati-hati jangan emosi nanti terpancing, bilang harus sopan. Saya memang dari dulu bicaranya apa adanya," ucap Prabowo dalam sambutannya.
Eks Danjen Kopassus itu lalu menyindir pihak yang suka berbicara sopan di hadapan masyarakat. Ia pun menyindir politikus yang pinter terori yang suka berbicara sopan tapi salah data.
"Kalau mau denger saya bicara sopan-sopan terus? bicara seperti politisi seperti akademisi yang pinter teori? pinter teori tapi salah. Tapi kita nggak boleh bilang tidak pinter, kalau tidak pinter bahasa rakyat apa ya? apa? goblog? bukan aku yang ngomong ya? apa kalau orang tidak pinter?" tanya Prabowo ke ribuan relawan.
"Goblok goblok," jawab riuh relawan Prabowo yang hadir
Menurutnya, banyak elite Indonesia yang salah untuk menilai kepribadian seseorang. Ia pun mengkritik politikus yang sengaja mengungkap data salah untuk menyerang lawan politiknya.
"Kalau orang keliru terus itu apa? kalau orang sengaja salah apa itu? bukan saya yang ngomong yah, saya harus sopan Prabowo harus sopan, Prabowo harus sabar, Prabowo harus arif. Padahal saya kan bekas prajurit bahasanya bahasa ya kan," tukasnya.
Prabowo Sangat Sabar
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo -Gibran, Nusron Wahid merespon pernyataan Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) yang menyampaikan, jika seorang pemimpin bangsa harus memiliki pikiran tenang dan tidak emosional.
Nusron mengatakan, jika calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto sudah sangat sabar dalam debat capres beberapa waktu lalu.
"Sebetulnya tidak ada yang emosi di Pak Prabowo itu, justru beliau dengan kesabarannya dipojokan, dicaci maki, kemudian disudutkan," ujar Nusron di Media Center TKN Prabowo -Gibran, Jakarta Selatan, Kamis 11 Januari 2024.
"Bahkan dengan sabar diminta untuk membuka tentang data alutsista, beliau tidak mau karena itu menyangkut difference effect dalam sistem bab pertahanan."
"Karena beliau sadar itu disaksikan oleh jutaan orang, termasuk oleh warga negara asing, bahkan intelijen asing," sambungnya.
Dengan demikian, Nusron pun memberi contoh yakni andai kata data Pertahanan dibuka oleh Prabowo saat debat capres kemarin, misalkan kapal selam Indonesia ada 15 misalnya, dan yang bisa dipakai 5 yang 10 macet misalnya begitu.
Lalu, misalnya pesawat tempurnya ada 16 dan yang rusak 12, kemudian dari tanknya 100 dan yang rusak 60.
"Kan tidak lagi kemudian menjadi telanjang orang asing bisa tahu. Menjadi, woh kalau gitu indonesia gak kuat-kuat amat dong, itu namanya difference effect," kata Nusron.
Lanjut Nusron terkait Pertahanan, jika hal tersebut di Komisi I DPR pun tidak dibuka secara umum.
Kemudian kata dia, dalam rapat tersebut juga hadir partai pendukung dari pasangan Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin.
Menurutnya, dengan debat soal pertahanan yang menyuruh Prabowo membuka data, Nusron menilai, jika tidak ada koordinasi dalam hal tersebut antara partai pengusung yang berada di DPR dengan paslon 1 dan 3.
"Berarti apa antara kandidat dan partai pengusung di DPR tidak saling nyambung. Jangan-jangan tidak ada koordinasi antara capres dengan partai pengusung dengan anggota DPR nya," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla mengingatkan seorang pemimpin Indonesia harus tenang dan tidak mudah terpancing emosi.
Jusuf Kalla mengingatkan masalah yang dihadapi Indonesia sangat banyak sehingga butuh pemimpin yang tenang.
Hal itu diungkapkan Jusuf Kalla (JK) usai menghadiri acara pertemuan antara pengusaha dengan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, Rabu 10 Januari 2024.
"Pemimpin harus tenang dan punya gagasan, jangan emosional, karena persoalan bangsa ini banyak," ujar JK.
JK berpesan bahwa keputusan yang baik bisa diambil dari pikiran yang tenang.
"Kalau tidak tenang berpikir harus mengambil keputusan yang baik tentu pemimpin jangan emosional," lanjutnya.
Sebelumnya JK juga menyinggung soal rival Capres Anies Baswedan yang suka marah-marah.
Meski tidak menyebut nama, JK menyebut bahwa rival Anies itu bisa berbahaya apabila memimpin Indonesia.
Sifatnya yang emosional bisa menimbulkan gejolak saat berhubungan dengan negara lain.
Baca juga: FAKTA! Usai Debat Capres, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Makin Mesra, Muhaimin Bocorkan Ini
Baca juga: Petinggi PKB Benarkan Anies dan Ganjar Makin Dekat, Jazilul Fawaid: Kami Kan Senasib
Maka JK menurut JK, Anies Baswedan cocok menjadi pemimpin Indonesia karena memenuhi ilmu Rasulullah yang tenang dalam memimpin.
"Bagaimana kira-kira kalau dia berdebat dengan kepala negara lain, bisa ditonjok kepala negara lain," jelasnya. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
Fahri Hamzah
Wakil Ketua Partai Gelora
Anies Baswedan
Prabowo Subianto
Sekjen PDIP
Hasto Kristiyanto
Nusron Wahid
Karier Gibran Makin Moncer, Dulu Pengusaha Lalu Jadi Wali Kota Solo, Kini Wakil Presiden Terpilih |
![]() |
---|
Tim Ahli Prabowo - Gibran Hitung Anggaran Riil Program Makan Siang Gratis 2024-2029 |
![]() |
---|
Prabowo Subianto: Sekarang Saya Sedang Dilatih, Selalu Duduk di Samping Presiden Jokowi |
![]() |
---|
Sekjen Golkar Benarkan Gibran Mundur: Ini Demi Persiapan Pelantikan Presiden – Wakil Presiden |
![]() |
---|
Mundur Demi Persiapan Jadi Wapres, Kini Teguh Prakosa Pimpin Kota Solo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.