Pilpres 2024

Petinggi PKB Benarkan Anies dan Ganjar Makin Dekat, Jazilul Fawaid:  Kami Kan Senasib

Kedekatan hubungan Anies dengan Ganjar Pranowo kini jadi buah bibir. Bahkan di kalangan politisi pun hal ini jadi jualan setiap kali berdiskusi.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
KOLASE/POS-KUPANG.COM
MAKIN DEKAT – Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo kini semakin dekat. Bagi petinggi PKB, kedekatan hubungan itu karena Anies dan Ganjar sama-sama merasa senasib dianaktirikan oleh Presiden Jokowi. 

POS-KUPANG.COM – Kabar tentang kedekatan hubungan antara Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo kini semakin meluas. Sinyalemen itu tak hanya jadi bahan pergunjingan publik, tetapi juga jualan di kalangan politisi.

Bahkan petinggi PKB ( Partai Kebangkitan Bangsa )  pun sampai angkat bicara terkait mencuatnya isu koalisi Anies-Muhaimin dan Ganjar Pranowo-Mahfud melawan Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 mendatang.

Adalah Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid yang berbicara tentang kemesraan yang belakangan ini muncul antara kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Dikatakannya, kedekatan antara dua figur tersebut memang fakta yang tak bisa dipungkiri. Hanya saja, sejauh ini belum ada komunikasi formil yang terjadi di antara kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

Walau begitu, katanya, ia mengakui bahwa sinyal kemesraan tersebut telah diperlihatkan kepada publik.  Namun seperti apa nada politik ke depan, ia meminta agar publik mencermati setiap fenomena yang ada.

“Belum bisa disimpulkan (bakal bekerja sama). Tapi biarlah (komunikasi) itu milik publik, jadi makin tahu lah publik, oh ternyata ini terjadi karena satu nasib,” ujar Jazilul sebagaimana dilansir Pos-Kupang.Com dari Kompas.com, Jumat 12 Januari 2024.

Jazilul pun menegaskan bahwa kesamaan nasib itu muncul lantaran kubu Ganjar dan Anies Baswedan sama-sama menghadapi Presiden Jokowi yang kini berada di belakang pasangan nomor urut 2,  Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. 

Perlakuan Presiden Jokowi yang berkemungkinan tidak netral dalam Pilpres 2024, katanya, tentunya merupakan hal yang kontras .

Karena PDIP sebagai pendukung Ganjar-Mahfud, juga Nasdem dan PKB sebagai pengusung Anies-Muhaiminkini masih berada di koalisi pemerintahan Presiden Jokowi.

Jazilul fawaid juga mengeklaim bahwa kubu Anies dan kubu Ganjar kini sama-sama berjuang melawan gaya otoriter orde baru yang sepertinya akan kembali muncul pada hari-hari yang akan datang. 

“Jadi, kedekatan itu karena sama-sama merasa ditinggal Pak Jokowi dan ada semangat untuk melawan orde baru reborn. Jadi ada banyak kesamaan. Bahkan semakin banyak kesamaan antara 01 dan 03,” ujarnya.

Dari kesamaan nasib seperti itu, lanjut dia, pihaknya merasa bahwa tidak aneh jika saat ini kubu 01 dan 03 semakin mesra. Salah satunya terlihat dari pasangan Anies-Muhaimin yang memberikan ucapan selamat ke PDIP saat HUT ke-51 partai itu pada 10 Januari 2024.

Untuk diketahui, ucapan selamat Anies Baswedan itu langsung dibalas Ganjar Pranowo melalui akun media sosial X. Bahkan melalui ucapan itu diketahui bahwa mantan Gubernur Jawa Tengah itu pernah memberikan sepasang burung berjenis Love Bird kepada Muhaimin.

Itu juga terbaca ketika Ganjar Pranowo membuka peluang ketika ditanya soal kerja sama dengan Anies Baswedan di putaran kedua Pilpres 2024 nanti.

Baca juga: Anies dan Ganjar Semakin Dekat, Adi Prayitno Singgung Koalisi Pilpres Dua Putaran

Baca juga: Prabowo Merasa Kini Ada Tukang Hasut, Suka Adu Domba Dirinya dengan Rakyat, Begini Katanya

Baca juga: Ganjar Pranowo Bicara Perubahan Saat HUT ke-51 PDIP, Benarkah Ini Sinyal Dukungan Putaran ke-2?

Kerja sama ini berpotensi akan dilakukan, ketika salah satu dari dua pasangan calon ini tersingkir dalam Pilpres 2024 mendatang. "Artinya, secara semangat sejak sekarang kan sudah sama," ujar Jazilul Fawaid. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved