Pilpres 2024

Ganjar Pranowo Bicara Perubahan Saat HUT ke-51 PDIP, Benarkah Ini Sinyal Dukungan Putaran ke-2?

Ganjar Pranowo, capres yang diusung PDIP dan partai koalisi, ternyata berbicara tentang perubahan saat HUT ke-51 PDIP. benarkan itu sinyal berkoalisi?

|
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
KOLASE/POS-KUPANG.COM
SINYAL KOALISI – Ganjar Pranowo, calon presiden dari PDIP, tetiba melontarkan kata-kata tentang perubahan saat HUT ke-51 PDIP. Benarkan ini pertanda PDIP akan berkoalisi dengan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar jika PDIP gagal ke putaran kedua? 

Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa benar Ganjar mengucapkan kata perubahan dalam pidatonya. Tetapi, perubahan yang dimaksud adalah perubahan kepemimpinan nasional pada Pemilu 2024.

 "Pak Presiden Jokowi sudah menjabat dua periode sehingga memang dengan Pemilu 2024 akan terjadi perubahan kepemimpinan nasional," kata Hasto ketika ditemui secara terpisah seusai acara HUT ke-51 PDIP tersebut.

Hasto menjelaskan makna perubahan itu usai ditanya apakah Ganjar memberikan sinyal pasangan calon (paslon) nomor urut 3 akan bergabung bersama paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar jika Pilpres berlangsung dua putaran.

Baca juga: Anies Baswedan Singgung Pemerintah Soal Ekologi: Mestinya Negara Tak Didikte  Para Pengusaha

Baca juga: Prabowo Merasa Kini Ada Tukang Hasut, Suka Adu Domba Dirinya dengan Rakyat, Begini Katanya

"Ya perubahan terjadi karena konstitusi mengatur setiap presiden dan wakil presiden hanya bisa menjabat selama dua periode," ujarnya. Diketahui, narasi perubahan kerap disuarakan oleh calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan maupun para pendukungnya.

Sementara itu, capres nomor urut 2 beserta cawapresnya, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming membawa narasi melanjutkan pemerintahan, sama seperti Ganjar. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved