Pilpres 2024

Pejuang PPP Makin Lengket dengan Prabowo-Gibran, Witjaksono: Kita Menang Satu Putaran

Witjaksono Koordinator Pejuang PPP yang membelot dari pasangan Ganjar-Mahfud, kini semakin lengket dengan pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
MAKIN TEMPEL – Pejuang PPP kini semakin menempel pasangan Prabowo-Gibran. Pejuang PPP tersebut malah sudah bersatu tekad untuk memenangkan pasangan ini dalam satu putaran. 

Atas tindakan itu, Witjaksono pun dipecat dari jabatan Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan. Ia dipecat setelah menggawangi "Pejuang PPP" untuk mendeklarasikan dukungan pada Prabowo-Gibran sebagai capres-cawapres 2024.

Bahkan, pasca dicopot dari jabatan yang diembannya di Partai Persatuan Pembangunan, Witjaksono juga diberhentikan dari PPP.

"Salah satu oknum yang kebetulan dia sebagai Wakil Ketua Majelis pertimbangan itu sudah diambil langkah disiplin organisasi, yakni dengan melakukan pemberhentian dari struktur majelis pertimbangan dan sekaligus dicabut keanggotaannya," kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi saat ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Sabtu 30 Desember 2023.

Pria yang karib disapa Awiek ini menegaskan, tidak ada struktur organisasi di PPP yang bernama "Pejuang PPP".

Menurut Aweik, terdapat sejumlah nama yang dicatut untuk mendukung pasangan calon presiden dan capres dan cawapres nomor urut 2 itu.

Termasuk eks Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Emron Pangkapi dan anggota Mahkamah Partai, Siti Nurmillah.

"Jadi, kalau ada yang mengatasnamakan PPP di luar struktur organisasi itu berarti adalah liar, tidak ada 'pejuang PPP' dalam struktur organisasi PPP. Maka, mereka yang mengatasnamakan PPP itu adalah pilihan politik pribadi, oknum," kata Awiek.

Baca juga: Muhaimin Iskandar Tertawa Ngakak Dengar Capres Anies Beri Rapor Merah ke Prabowo Subianto

Baca juga: Terindikasi Menyerang Prabowo, Capres Anies Baswedan Kini Dilaporkan ke Bawaslu RI

"Sebagian besar sudah mengkonfirmasi bahwa mereka tidak terlibat dan tidak tahu menahu, Salah satunya, bapak Emron Pangkapi yang dicatut namanya, ibu Siti Nurmilllah juga mengklarifikasi beliau tidak tahu menahu tentang hal tersebut," katanya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved