Pilpres 2024
Megawati: Ganjar-Mahfud Menang Satu Putaran
Megawati menegaskan optimistisnya bahwa dalam pilpres 2024, pihaknya bisa menang satu putaran dengan mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
“Mereka berdua satu kesatuan dwi tunggal. Sebab tidak ada negara maju, tanpa adanya pemimpin yang memperjuangkan hukum agar berkeadilan; tidak ada negara maju tanpa kepemimpinan yang manunggal dengan rakyat,” kata Megawati.
Megawati pun mengatakan, bahwa sebagai seorang pemimpin haruslah menjadi payung bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Presiden Kelima RI ini juga menyebut, bahwa Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memenuhi 3 syarat sebagai pemimpin.
Baca juga: Megawati Tegaskan: PDIP Jadi Besar Bukan Karena Presiden atau Menteri, Tapi Karena Rakyat
Pertama, Megawati menilai bahwa Ganjar-Mahfud merupakan sosok yang energik, berenergi serta berstamina. Sebab, hal itu sangat diperlukan memimpin negara kepulauan terbesar di dunia.
Dia pun menceritakan bagaimana perjalanan saat masa-sama PDI di era orde baru harus berkeliling bertemu rakyat.
“Capek benar loh, kalau keliling sampai ke kampung-kampung gitu tapi tidak papa, saya senang. Saya duduk dengan mereka, dengarkan cerita kesedihan mereka,” ucap Megawati.
Kedua, kata Megawati, Ganjar-Mahfud merupakan sosok yang cerdas, baik, dan yang paling penting berempati pada wong cilik.
Ketiga, lanjut Megawati, 21 program kerakyatannya yang diusung oleh Ganjar-Mahfud harus menjadi jalan Indonesia yang lebih hebat, unggul, berdikari dan bermartabat.
Di mana, hal itu juga menjadi cita-cita Bung Karno dan para pendiri bangsa untuk mensejahterakan rakyat.
“Nah saya memang berkinginan Pak Ganjar, saya tanya dulu, kamu kalau saya tugasi nanti marah juga orang kalau saya bilang ditugasi, loh memang harus ditugasi. Beliau kader. Lalu Pak Mahfud saya tanya juga kalau nanti saya tugaskan menjadi calon presiden dan calon wakil presiden, harus menjalankan yang namanya rencana bagaimana memimpin bangsa dan negara ini,” jelas Megawati.
Presiden Kelima RI ini pun mengajak seluruh jajaran partainya untuk memperkuat kedekatan dengan rakyat.
Sebab, Megawati memandang rakyat sebagai inti kekuatan partai berlambang banteng moncong putih itu.
Baca juga: Jokowi dan PDIP Sudah Talak 3
Apalagi, kata Megawati, PDIP bisa mencapai usia 51 tahun pada hari ini, karena besarnya kekuatan rakyat, bukan karena presiden ataupun menteri sekalipun.
"Perkuatlah akar rumput. Sebab itu lah kekuatan real kita. Camkan hal ini sebagai sebuah napas kontemplasi kita. 51 tahun kita bisa jadi begini bukan karena elite, bukan karena presiden bukan karena menteri, tapi karena rakyat yang mendukung kita," kata Megawati.
Melalui ulang tahun Partai ini, Megawati juga menegaskan kembali pesan moral terpenting tentang jati diri PDI Perjuangan sebagai Partai Wong Cilik. Partai yang seutuhnya menyatu dengan rakyat.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.