Berita Kabupaten Kupang

Temu Muka Panitia Nataru, Romo Sintus Efi Pr Ingatkan Jangan Jadi Umat Napas

Romo Sintus Efi menegaskan secara pribadi dirinya sangat salut dengan kekompakan panitia selama perayaan Nataru dimana berjalan aman

Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Romo Sintus Efi, Pr bersama umat Wilayah V Stasi St. Kristoforus Matani, Penfui Timur saat temu muka sekaligus pembubaran panitia Natal dan Tahun Baru 2024, Minggu 7 Januari 2024 

POS-KUPANG.COM- Panitia penyelenggara hari raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 atau Nataru Stasi St. Kristoforus Matani, Paroki St. Yosep Pekerja Penfui menyelenggarakan acara temu muka sekaligus pembubaran panitia.

Dalam temu muka ini hadir pula pimpinan SMA Seminari Rafael Oepoi Kupang, Romo Sintus Efi, Pr yang berkesempatan memimpin perayaan ekaristi hari raya penampakan Tuhan dan Hari Anak Misioner se-dunia tingkat stasi pada Minggu 7 Januari 2024.

Romo Sintus Kefi menegaskan, secara pribadi dirinya sangat salut dengan kekompakan panitia selama perayaan Nataru dimana berjalan aman, lancar dan sukses.

"Saya beberapa kali bertugas memimpin perayaan Natal dan Tahun Baru di Stasi St. Kristoforus Matani dan Stasi Naimata. Saya melihat antusias umat begitu tinggi mengikuti perayaan. Ini tentu hal baik artinya umat merasa terpanggil untuk bersama-sama merayakan momen ini," kata Romo Sintus Kefi Pr.

Meski begitu, kata Romo Sintus Efi Pr, kedepan diharapkan antusias ini terus berlanjut sehingga tidak terkesan cuma Napas atau Natal-Paskah. 

Umat diminta juga memaknai Natal dan Tahun Baru ini untuk merencanakan kerja-kerja kedepan dengan melihat kekurangan pada tahun sebelumnya.

"Jangan karena tahun 2023 sudah lewat lalu anggap itu tahun lama. Kita memasuki Tahun Baru 2024 harus berpikir maju sambil melihat kekurangan tahun sebelumnya," tandas Romo Sintus Efi Pr.

Dirinya salut dengan kekompakkan yang ditunjukkan panitia Nataru dari Wilayah V mulai dari persiapan Natal sampai selesai Tahun Baru bekerja secara gotong royong.

Ia Berharap apa yang telah ditunjukkan ini terus dipertahankan dan diharapkan kedepan melibatkan pula kaum muda dalam setiap kegiatan gereja maupun kemasyarakatan.

"Saya memohon maaf manakala selama saya bersama umat di Stasi Matani mulai dari perayaan Natal sampai perayaan penampakan Tuhan terjadi tutur kata ataupun tindakan yang melukai hati bapak, mama sekalian. Tapi bagi saya umat di Stasi Matani bukan orang baru tetapi sudah mengenal saya sejak saya ditabiskan menjadi imam dan selalu memimpin ekaristi di kapela ini," pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Nataru, Laurensius Talan melaporkan perihal pelaksanaan kegiatan dimana seluruh panitia sangat antusias dan saling mendukung sehingga perayaan besar ini dapat berjalan sukses sampai berakhirnya tugas kepanitiaan.

Tak lupa dirinya memohon maaf jika selama dalam kebersamaan ada tindakan ataupun tutur kata yang menyinggung perasaan anggota panitia.

Baca juga: Salaman dan Tukar Kado Tandai Acara Nataru KSP Kopdit Pintu Air Area Timor

Untuk diketahui, dalam kepanitiaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Stasi St. Kristoforus Matani dipercayaan kepada Wilayah V yang melibatkan Kelompok Umat Basis (KUB) St. Aloysius Gonzaga, St. Petrus dan KUB Bunda Penolong Abadi (BPA).

Dalam acara pembubaran panitia ini selain ada kesan dan pesan dari Ketua Wilayah V, Kanisius Seda juga ramah tamah bersama.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved