Lewotobi Erupsi
Berkah Abu Vulkanik Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Bagi Petani di Flores Timur
Sebelumnya para petani was-was, tanaman pertanian mereka seperti padi dan jagung terancam gagal panen sebab lahan tersebut tertutup abu vulkanik
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Debu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki menjadi berkah bagi para petani padi tadah hujan di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Sebelumnya para petani was-was, tanaman pertanian mereka seperti padi dan jagung terancam gagal panen sebab lahan tersebut tertutup abu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Namun, dua hari berturut-turut hujan lebat mengguyur dua kecamatan yang terdampak abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki yaitu di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur.
Para petani percaya, abu vulkanik dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang menutup tanaman mereka bisa berubah menjadi pupuk yang menyuburkan.
Baca juga: Peduli Lewotobi, IBI Sikka Salurkan Bantuan Sembako, Masker dan Pakaian Layak Pakai
Seperi tanaman padi tadah hujan milik Anastasia Raha Palue (42) Warga Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Kini Anastasia tersenyum, karena ia yakin dan percaya setelah tanaman pertanian tertutup abu vulkanik kemudian terjadi hujan maka bisa menyuburkan tanaman.
"Awalnya kami cemas karena sudah berhamburan abu vulkanik, semuanya pada putih, padi juga tidak lihat, sayur-sayuran juga kita mau petik juga takut," katanya Sabtu 6 Januari 2024.
Baca juga: Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Tidur di Atas Bebatuan Beralaskan Terpal dan Tikar
Meski hujan abu erupsi gunung Lewotobi Laki-laki masih terus terjadi namun para petani memilih untuk membersihkan kebun di tengah ancaman erupsi gunung Lewotobi Laki-laki yang saat ini masih berstatus level tiga siaga.
Para petani mengaku, untuk menghilangkan kejenuhan di rumah, mereka memilih berkebun untuk membersihkan tanaman pertanian mereka.
"Senang karena hujan sudah turun basahi tanaman kami, kalau padi ini hujan sudah jatuh pasti subur karena akan memberikan kesuburan lewat hujan dan abu vulkanik," tambahnya.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Warga Masih Khawatir Keluar Rumah
Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Flores Timur menetapkan status tanggap darurat bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Penetapan status siaga darurat bencana berlaku selama 14 hari terhitung sejak tanggal 1 Januari sampai tanggal 14 Januari 2024.
Apabila masa siaga darurat telah selesai ataupun terjadi peningkatan aktivitas Gunung Lewotobi maka dapat diperpanjang sesuai kebutuhan. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.