Uskup Anton Pain Ratu Wafat

MUI NTT Sampaikan Dukacita Meninggalnya Uskup Emeritus Mgr Anton Pain Ratu

Mgr Anton Pain Ratu, kata Husen Anwar, adalah seorang pimpinan Katolik yang tertua. Almarhum, meninggal dunia dengan usai hampir satu abad. 

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/DOKUMENTASI KEUSKUPAN ATAMBUA
Uskup Emeritus Keuskupan Atambua, Mgr. Antonius Pain Ratu, SVD 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT menyampaikan ungkapan dukacita atas meninggalnya Uskup Emeritus Atambua Mgr Anton Pain Ratu. 

Wafatnya orang penting bagi umat Katolik itu, menjadi kehilangan bersama juga untuk umat agama lainnya. Tokoh besar itu, punya latarbelakang yang cukup baik di NTT, bahkan dunia. 

"Tentu ini menjadi sebuah kehilangan bersama. Pimpinan umat Katolik yang punya andil besar bagi pembangunan NTT, maupun dunia," kata Sekretaris MUI NTT, Husen Anwar, Sabtu (6/1/2024). 

Husen Anwar mengaku, ia belum mengenal secara pribadi sosok Mgr Anton Pain Ratu. Namun, karya dan tugas yang dilakukan selama ini menjadi cerita abadi yang didengar bahkan dirasakan. 

Baca juga: Umat Sebut Uskup Anton Pain Ratu SVD Tokoh Pemersatu Umat Beragama

Mgr Anton Pain Ratu, kata Husen Anwar, adalah seorang pimpinan Katolik yang tertua. Almarhum, meninggal dunia dengan usai hampir satu abad. 

Baginya, pengabdian dan ketokohan mendiang Mgr Anton Pain Ratu patut menjadi teladan untuk siapapun. 

"Karya beliau harus dilanjutkan. Sosoknya itu harus kita teladani. Beliau orang yang punya kharisma, dengan gaya kepemimpinan yang khas," katanya. 

Husen Anwar mewakili MUI NTT kembali menyampaikan ucapan dukacita. Dia berharap, karya yang ditinggalkan Mgr Anton Pain Ratu bisa dilanjutkan umat Katolik dimana saja. (fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved