Pilpres 2024

Muhammad Qodari: Pilpres Satu Putaran Bisa Hemat Anggaran Negara Rp 27 Triliun

Pilpres 2024 hendaknya dilaksanakan dalam satu putaran. Kalau ini nantinya terlaksana, maka akan ada penghematan anggaran yang mencapai Rp 27 triliun.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
HEMAT ANGGARAN – Pilpres 2024 nanti diharapkan berlangsung dalam satu putaran. Bila Pilpres 2024 itu benar-benar terjadi dalam satu putaran maka anggaran yang berhasil dihemat mencapai Rp 27 triliun. Hasil dari penghematan itu bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat lainnya 

POS-KUPANG.COM – Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengungkapkan prediksi mencengangkan tentang betapa pentingnya Pilpres 2024 dilangsungkan dalam satu putaran untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini.

Ia menyebutkan, bahwa apabila Pilpres 2024 ini berlangsung dalam satu putaran, maka hal tersebut akan membantu menghemat keuangan negara mencapai Rp 27 triliun.

Kalau penghematan anggaran mencapai Rp 27 triliun, maka dana sebesar itu dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat, misalnya pendikan, kesehatan dan lain sebagainya.

"Jadi, data yang saya dapatkan itu, adalah anggaran yang bisa dihemat sebanyak Rp 27 trilun kalau Pilpres 2024 ini berlangsung dalam satu putaran. Kalau penghematannya sebesar itu, maka dana itu dapat disubsidi untuk pendidikan, subsidi pupuk dan lainnya," kata Muhammad Qodari

Bila merujuk pada hal ini, lanjut dia, maka Pilpres 2024 satu putaran tersebut  akan berdampak positip bagi bangsa ini.

Apalagi, lanjut dia, dari berbagai hasil survei memperlihatkan elektabilitas Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka unggul jauh dari dua pasangan capres lainnya.

"Untuk menuju sekali putaran, tinggal digeser aja 5 persen. Menggesernya bisa diketahui melalui teman-teman sesama pendukung Pak Jokowi,” ujarnya.

Akan tetapi, lanjut dia, perlu diwaspadai pula upaya-upaya provokasi yang dilakukan para pihak. “Kalau ada provokasi, ya jangan dilayani. Untuk itu kita semua harus waspada,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, mengatakan saat ini pemilu presiden satu putaran menjadi suatu keharusan di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik dunia di tahun 2024 ini. 

Dia memaparkan, bahwa saat ini beberapa negara besar di dunia juga sama-sama menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu). Makanya pemilu di sejumlah negara tersebut akan berpotensi menimbulkan dampak bagi geopolitik dunia.

Dengan pengalaman yang dimiliki Prabowo Subianto, Budiman meyakini akan lebih memberi kepastian terhadap masa depan Indonesia di dunia Internasional, serta dapat mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Baca juga: Ulama Tersohor Ini Alihkan Dukungan For Anies-Muhaimin, Ini Pertimbangannya

Baca juga: Hasto Coba Buat Perbandingan: Prabowo Baru Belajar Blusukan, Ganjar Sudah Tidur di Rumah Warga

"Kita juga harus tahu di dunia ada puluhan negara yang mau pemilu, ada Pemilu Taiwan, Pemilu Rusia, Pemilu Amerika, Inggris, dan India. Karena itu, kita tidak boleh meraba-raba dengan ketidakpastian. Maka, Pak Prabowo punya pengalaman itu," kata Budiman.

Ia mengungkapkan hal tersebut dalam acara Ngobrol Bareng (Ngobar) Biru Ceria-02 'Spirit Perjuangan Pilpres Sekali Putaran’, di Rumah Besar Relawan Prabowo-Gibran, Jakarta Barat, Kamis 4 Januari 2024. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved